Fajar/Rian dan Li/Liu sudah bergantian memimpin perolehan angka sejak laga dimulai. Ganda putra peringkat dua nasional unggul 2-1, 3-2, dan 5-4. Ketika Li/Liu menyamakan kedudukan menjadi 5-5, Fajar/Rian gagal menyamakan skor hingga peringkat kedua dunia itu memimpin 11-7 pada interval.
Laju Li/Liu tidak dapat dihentikan sampai satu poin menjelang game point. Fajar/Rian mampu meraih tiga poin beruntun dan membalikkan keadaan menjadi 20-19. Namun sebuah kesempatan untuk mengakhiri laga tidak berhasil dimanfaatkan.
Setelah kedudukan 20-20, Fajar/Rian gagal menambah poin dan harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 20-22.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sempat unggul 15-11, 17-12, dan 18-13, poin pasangan peringkat delapan dunia itu mandek. Lima poin yang diperoleh Li/Liu membuat skor menjadi imbang 18-18.
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto gagal memperoleh tiket semifinal Jepang Terbuka 2018. (ANTARA FOTO/INASGOC/Nafielah Mahmudah) |
Seperti di gim kedua, Li/Liu langsung memimpin laga di gim penentuan. Sempat memperkecil jarak menjadi 3-4, Fajar/Rian kembali tertinggal jauh dan gagal menyalip perolehan poin. Skor 11-6 menandai interval gim ketiga.
Li/Liu tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk memimpin lebih jauh. Marjin di antara kedua pasangan pun menjauh hingga skor 12-21 memastikan terhentinya langkah Fajar/Rian.
Kekalahan Fajar/Rian membuat Indonesia hanya menempatkan satu wakil ganda putra di babak semifinal Jepang Terbuka 2018 atas nama Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang melaju ke babak empat besar setelah mengalahkan wakil Belanda Jelle Maas/Robin Tabeling. (har)
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto gagal memperoleh tiket semifinal Jepang Terbuka 2018. (ANTARA FOTO/INASGOC/Nafielah Mahmudah)