Luka Modric Lelah Fisik dan Mental Usai Piala Dunia 2018

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 20/09/2018 21:20 WIB
Luka Modric Lelah Fisik dan Mental Usai Piala Dunia 2018 Luka Modric memberikan satu assist saat Madrid mengalahkan Roma di Liga Champions. (REUTERS/Juan Medina)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gelandang Real Madrid Luka Modric merasa kelelahan secara fisik dan mental di musim ini setelah bertarung selama sebulan penuh di Piala Dunia 2018 di Rusia.

Di Piala Dunia 2018 Modric merupakan salah satu pemain yang paling sering dimainkan. Ditambah lagi Kroasia kerap bermain lebih dari 90 menit, bahkan hingga adu penalti di babak gugur.

Penampilan Modric berlanjut di kompetisi 2018/2019. Selain bermain di Piala Super Eropa, mantan pemain Tottenham Hotspur itu juga sudah melakoni empat pertandingan di La Liga Spanyol meskipun tidak selalu starter. Di Liga Champions Modric bermain selama 85 menit saat Madrid mengalahkan AS Roma 3-0 dengan menyumbang satu assist.


"Saya kelelahan setelah Piala Dunia, baik mental dan fisik," kata Modric dikutip dari Football Espana.

"Kini, saya mulai merasa lebih baik, dan dengan begitu saya mulai bisa bermain secara reguler. Saya merasa lebih segar dan santai," Modric menambahkan.

Setelah menjadi Pemain Terbaik Piala Dunia 2018 dan Pemain Terbaik Eropa, Modric dijagokan jadi peraih Ballon d'Or.Setelah menjadi Pemain Terbaik Piala Dunia 2018 dan Pemain Terbaik Eropa, Modric dijagokan jadi peraih Ballon d'Or. (REUTERS/Kai Pfaffenbach)
Kapten timnas Kroasia itu menyambut baik kemenangan 3-0 Los Blancos atas Roma di Liga Champions di Santiago Bernabeu, Kamis (20/9) dini hari. Menurut Modric tim asuhan Julen Lopetegui itu memiliki keseimbangan yang bagus setelah mencetak tiga gol dan mencatatkan clean sheet.

Pemain kelahiran Zadar tersebut juga merasa kagum dapat mengisi lini tengah Madrid bersama Casemiro dan Toni Kroos. Bagi Modric, dirinya sudah memiliki chemistry yang bagus bersama keduanya.

"Sangat fantastis tetap bermain bersama Toni Kroos dan Casemiro. Kami hampir bisa bermain bersama dengan mata tertutup, dan kami merasa nyaman bersama," ucap Modric.

Saat ini Modric digadang-gadang sebagai salah satu peraih trofi Ballon d'Or menyaingi mantan rekannya Cristiano Ronaldo. Tetapi pemain 33 tahun itu tampaknya tidak terlalu terobsesi dengan gelar tersebut setelah menjadi Pemain Terbaik Eropa 2018.

"Ballon d'Or? Saya tidak terlalu memikirkannya. Jika saya menang, itu bagus. Saya menghargai semua suara, tetapi jika saya tidak maka hidup terus berjalan," Modric menegaskan. (sry/jun)