Hal itu diungkapkan Yaodong saat konferensi pers pada Kamis (20/9) jelang turnamen mini yang digelar PSSI. Yaodong juga percaya Timans Indonesia U-19 adalah tim yang kuat dan sulit untuk dikalahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum tampil di turnamen segitiga, timnas China U-19 lebih dulu mengikuti Bangkok Cup beberapa waktu lalu. Namun, Yaodong memastikan ada perbedaan pemain yang disertakannya di turnamen segitiga kali ini dengan di Bangkok.
Timnas Thailand U-19 menjadikan turnamen segitiga untuk adaptasi. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat) |
"Di samping itu, ada beberapa pemain kami yang bermain di Eropa. Mereka juga jadi tulang punggung kami di Piala Asia nanti. Kami menjadikan turnamen ini sebagai sarana untuk mematangkan strategi jelang Piala Asia U-19," ungkap Yaodong.
Sementara itu, pelatih Timnas Thailand U-19 Bamrung Boonprom menyebut ide untuk membuat turnamen segitiga ini hal yang bagus bagi timnya. Terutama dalam beradaptasi dengan cuaca dan kondisi di Indonesia. Boonprom juga mengaku membawa pemain yang nantinya akan berpartisipasi di Piala Asia U-19 nanti.
Timnas Thailand U-19 menjadikan turnamen segitiga untuk adaptasi. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)