Haringga meninggal dunia akibat dikeroyok sebelum laga Persib lawan Persija di pelataran parkir Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Melalui media sosial Instagram lewat akun milik pelatih kepala Fakhri Husaini, Timnas Indonesia U-16 mengucapkan bela sungkawa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam judul video itu, Fakhri menulis agar sepak bola Indonesia tidak dijadikan sebagai pembenaran untuk melakukan kekerasan. Ia secara pribadi menolak segala bentuk kekerasan dalam olahraga yang paling digemari di Indonesia ini.
Fakhri Husaini turut berduka cita atas meninggalnya Haringga Sirilla. (Dok. AFC) |
"Kami mengecam oknum pelaku, kami harap kejadian ini tak terulang di sepak bola Indonesia. Kami percayakan kepada pihak berwajib untuk mengusut tuntas. Tentu PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru dan klub-klub juga akan melakukan evaluasi agar ke depan hal-hal seperti ini tidak terulang lagi," ujar Edy.
[Gambas:Instagram]
Sementara CEO PT Liga Indonesia Baru (LIB) Risha Adi Widjaya menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa tersebut. Risha menegaskan PT LIB selalu berusaha keras untuk menghilangkan segala bentuk kekerasan dalam sepak bola.
Fakhri Husaini turut berduka cita atas meninggalnya Haringga Sirilla. (Dok. AFC)