Dua kali berlaga di Stadion Bukit Jalil, Timnas Indonesia U-16 selalu didukung suporter dalam jumlah yang banyak. Pada laga pertama melawan Iran (21/9), tercatat ada 3.431 penonton yang hadir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya lihat panitia harus memperhatikan antusiasme penonton cukup bagus. Ini bisa jadi masukan bagi panitia. Tentu tidak memungkinkan stadion yang kapasitasnya kecil menampung antusiasme pendukung kita yang berada di Malaysia maupun yang berasal dari Indonesia," kata pelatih yang sudah melatih Timnas Indonesia U-16 sejak 2015.
Animo suporter Timnas Indonesia U-16 tinggi di Malaysia. (Dok. AFC) |
"Harusnya panitia bisa memastikan itu, saya kemarin sudah bicara dengan sekjen [PSSI, Ratu Tisha] agar kita bisa main di Stadion Bukit Jalil. Semoga ada komunikasi yang bagus antara PSSI dan panitia. karena kalau tetap di situ kasihan penonton karena enggak [semua] bisa nonton."
"Termasuk saya enggak tahu soal lapangan, kalo lapangan di [Stadion] UM dipakai terus di saat hujan. Kan beda dengan Stadion Bukit Jalil, infonya tanahnya lembek, tapi saya lebih melihat soal kapasitas [penonton]-nya," sambung Fakhri.
AFC akan memastikan venue pertandingan setidaknya satu hari sebelum laga berlangsung. (nva/jun)
Animo suporter Timnas Indonesia U-16 tinggi di Malaysia. (Dok. AFC)