Pentolan kelompok suporter Persebaya Surabaya, Bonek, Andie Pecie mengatakan imbas buruknya juga dirasakan suporter lain. Padahal, sejumlah kelompok suporter mulai sadar dan mencoba berbenah menemukan solusi memutus mata rantai kekerasan antarsuporter.
Bonek disebut Andie, salah satu suporter yang terus berupaya mencari formula tepat ikut meredam aksi keberingasan suporter yang bisa menyebabkan nyawa melayang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemulangan para Bonek dari Yogyakarta menuju Surabaya saat laga Persija vs Persebaya dibatalkan. (FANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko) |
"Kesadaran [Bonek] semakin maju. Misalkan, pertandingan besar lawan Arema. Mungkin ada suporter sana [Arema] yang datang langsung untuk mendukung tim mereka, tapi teman-teman [Bonek] tidak berlebihan," kata Andie kepada CNNIndonesia.com, Senin (24/9).
Polisi Bonek
Andie menerangkan, relasi dengan berbagai pihak seperti kepolisian perlu dijaga dengan baik. Dengan begitu, aksi cepat tanggap untuk meredam kerusuhan bisa dilakukan. Koordinasi Bonek dengan pihak kepolisian, diakuinya cukup dekat.
"Di kepolisian ada yang namanya Bonek Hoofdbureau. Bonek Hoofdbureau itu Bonek yang di kepolisian [anggota polisi] dan dekat dengan suporter serta koordinator tribune. Itu yang memudahkan komunikasi kalau terjadi sesuatu di lapangan," tuturnya kembali.
Andie Peci ikut angkat bicara soal insiden pengeroyokan Bobotoh yang menyebabkan Haringga Sirla meninggal. (Foto: CNN Indonesia/M. Arby Rahmat) |
Kampanye Bonek sadar keamanan juga terus digaungkan Andie dan kawan-kawan kepada para anggota suporter Persebaya lainnya.
Kendati begitu, Andie tetap giat berkampanye. Paling efektif, lanjutnya, kampanye lewat media sosial.
Terakhir, jangan lagi ada sikap 'cuci tangan' atau menghindar ketika terjadi kerusuhan akibat ulah Bonek. Setiap pemimpin di Bonek, ia menilai punya tanggung jawab besar untuk membenahi kekacauan ketika terjadi bentrok, apalagi sampai menyebabkan hilangnya nyawa manusia.
"Bonek nakal masih ada, tapi semakin menurun. Dan dalam berkampanye, tak boleh sebut kata 'oknum'. Itu yang utama," ujar dia.
"Kalau [pelaku] itu Bonek, mau bagaimana lagi? Dan itu [larang sebut oknum] dampaknya luar biasa. Teman-teman Bonek sendiri yang beri sanksi sosial, lambat laun [permusuhan antarsuporter] menurun," ujarnya melanjutkan. (map/bac)
Pemulangan para Bonek dari Yogyakarta menuju Surabaya saat laga Persija vs Persebaya dibatalkan. (FANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
Andie Peci ikut angkat bicara soal insiden pengeroyokan Bobotoh yang menyebabkan Haringga Sirla meninggal. (Foto: CNN Indonesia/M. Arby Rahmat)