Dokter Timnas Indonesia U-16 Dicky Mohammad Shofwan menjelaskan pentingnya makanan bagi atlet. Menurutnya makan tidak hanya memberikan rasa kenyang tetapi juga untuk pegkondisian, pemulihan, dan rehabilitasi bagi atlet.
Selama berada di Malaysia, asupan makanan untuk skuat Garuda Asia menjadi tanggung jawab pihak hotel tempat menginap dengan pengawasan dari Dicky.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Juventus Bungkam Bologna 2-0 di Serie A |
"Jadi memang kita memberi edukasi pada mereka [pemain], sambil jalan proses adaptasi secara gradual. Ketika baru bergabung, mereka menolak ketika dikasih makanan sehat. Porsinya dikit bahkan ada yang enggak mau makan. Jadi cara tersebut enggak efektif dan efisien. Untuk mengakali harus dicampur," terang Dicky kepada CNNIndonesia.com di Hotel Grand Dorsett Subang Jaya, Selangor, Rabu (26/9).
Timnas Indonesia U-16 kini memiliki progres dalam mengonsumsi makanan sehat. (Dok. AFC) |
"Kalau habis pertandingan saya bebas mereka mau makan apa, mau makan berlemak juga oke. Karena mereka harus recovery otak. Setelah mereka bertanding, berjuang berat, ya sudah lah itu untuk recovery otak, lagian kan lemak itu kan terbakar karena mereka latihan rutin. Tapi bukan setiap hari makan yang lemak terus, seperti gulai atau gajeboh," tuturnya.
Dicky mengaku harus pandai melakukan pendekatan individu kepada pemain-pemain Timnas Indonesia U-16 yang pada awalnya belum memahami secara benar arti makan sehat. Namun setelah sembilan bulan bersama, pria 34 tahun itu mengaku ada perkembangan positif dari para pemain lantaran menjalani pola makan sehat.
Timnas Indonesia U-16 kini memiliki progres dalam mengonsumsi makanan sehat. (Dok. AFC)