Hal itu diungkapkan Edy Rahmayadi dalam acara Mata Najwa di Trans7, Rabu (26/9) malam, menanggapi adanya lebih dari 60 ribu orang yang menandatangani petisi di change.org agar pria yang juga Gubernur Sumatra Utara itu mundur sebagai Ketua Umum PSSI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak pihak menilai Edy Rahmayadi layak menanggalkan jabatannya di PSSI agar bisa fokus dengan tugas barunya sebagai Gubernur Sumut. Sebaliknya, dengan rangkap jabatan dikhawatirkan mantan Pangkostrad ini tidak bisa 100 persen mengurus PSSI.
Dalam petisi di change.org Edy Rahmayadi diminta fokus dengan tugas sebagai Gubernur Sumatra Utara. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
"PSSI harus saya lindungi, karena ini amanah rakyat sampai 2020," Edy menegaskan.
Lucunya, dalam acara tersebut Edy Rahmayadi sempat membantah adanya rangkap jabatan di tubuh PSSI. Tetapi ketika ditampilkan data-data yang ada, dengan lancar Edy mengakui.
Menurut Edy Rahmayadi, rangkap jabatan yang ada saat ini tidak menganggu kinerja pengurus PSSI. Alasan serta keyakinan itu juga yang membuat Edy Rahmayadi mempertahankan posisi Ketua Umum PSSI sampai dengan saat ini.
Lihat juga:Juventus Bungkam Bologna 2-0 di Serie A |
Dalam petisi di change.org Edy Rahmayadi diminta fokus dengan tugas sebagai Gubernur Sumatra Utara. (CNN Indonesia/Safir Makki)