Tahun lalu di Bangkok, Rendy Juliansyah dan kawan-kawan sempat unggul pada menit-menit awal, namun gagal mempertahankannya dan harus kebobolan lebih banyak gol. Kekalahan dari Australia juga mempengaruhi kegagalan Timnas Indonesia pada AFF U-16 2017.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Timnas Indonesia U-16 tak terpengaruh oleh hasil buruk lawan Australia tahun lalu. (CNN Indonesia/Nova Arifianto) |
"Fisik salah satu kendala ketika kami tidak mampu mempertahankan keunggulan dua gol dan kebobolan tujuh. Tapi tentu itu jadi pelajaran yang bagus bagi kami semua, sebagai modal untuk menghadapi Australia," tutur Fakhri.
Mantan pemain dan pelatih PKT Bontang itu menegaskan kondisi pemain tidak mengalami masalah, termasuk Mochammad Supriadi yang harus ditarik keluar pada pertandingan terakhir di fase grup menghadapi India, Kamis (27/9).
Dengan skuat yang lengkap dan kondisi fisik yang baik, Fakhri optimistis skuat Garuda Asia dapat mempertahankan penampilan yang bagus di lapangan untuk meredam keunggulan-keunggulan yang dimiliki timnas Australia U-16.
"Mereka secara tim cukup bagus organisasi penyerangan dan bertahan. Secara individu pemain-pemainnya juga punya kemampuan dasar yang bagus. Tim ini [Australia] cukup bagus dari pengamatan kami ketika mereka menghadapi Korea Selatan," ujar Fakhri. (nva/ptr)
Timnas Indonesia U-16 tak terpengaruh oleh hasil buruk lawan Australia tahun lalu. (CNN Indonesia/Nova Arifianto)