Di musim ini Yamaha belum menempatkan pebalapnya di podium pemenang. Dari 13 seri yang telah digelar, pemenang balapan dikuasai Honda dan Ducati. Honda memenangi 7 balapan melalui Marquez, sedangkan Ducati menang di 6 seri lewat Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso.
Lihat juga:Prediksi Timnas Indonesia U-16 vs Australia |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keanehan yang dirasakan Marquez makin besar setelah Johann Zarco yang sempat 'menggebrak' di awal-awal musim kini justru tampak tenggelam.
Marquez heran Johann Zarco performa menurun usai pengumuman kontrak dengan KTM. (REUTERS/Gonzalo Fuentes) |
"Tetapi di beberapa seri tampaknya memiliki masalah. Dia bahkanseperti memiliki masalah dalam satu lap cepat seperti di kualifikasi. [Padahal] untuk hal ini dia selalu sangat kuat di masa lalu," Marquez menambahkan.
Meski pebalap asal Spanyol itu enggan berbicara banyak mengenai masalah pebalap Yamaha, tetapi Marquez menilai keterpurukan yang dialami Zarco dengan motor Yamaha terjadi setelah pebalap asal Prancis itu mengumumkan kontrak musim depan dengan KTM di MotoGP Spanyol.
Di mata Marquez Yamaha belum memberikan pembaruan sejak Zarco dikontak KTM untuk musim depan.
"Dia melaju dengan baik, tapi waktu putarannya tidak memuaskan. Saya melihat beberapa kelemahan, ada ada beberapa masalah dengan Yamaha, tapi saya lebih suka menyimpannya sendiri," ucap Marquez. (sry)
Marquez heran Johann Zarco performa menurun usai pengumuman kontrak dengan KTM. (REUTERS/Gonzalo Fuentes)