Polisi Buka Kembali Kasus Dugaan Pemerkosaan Ronaldo

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 03/10/2018 05:30 WIB
Polisi Buka Kembali Kasus Dugaan Pemerkosaan Ronaldo Polisi Las Vegas akan menyelidiki laporan dugaan pemerkosaan Cristiano Ronaldo. (REUTERS/Massimo Pinca)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi resmi membuka kembali kasus pemerkosaan yang diduga dilakukan pesepakbola tersohor, Cristiano Ronaldo, kepada model bernama Kathryn Mayorga di Las Vegas pada 2009.

Dikutip Daily Mail, Mayorga mengaku sudah melapor ke polisi saat itu. Namun, ia membatalkannya setelah dipaksa menandatangani kesepakatan perdamaian rahasia dengan imbalan £287.000.

Pegacara Mayorga menilai, uang 'tutup mulut' digunakan pihak Ronaldo untuk memanfaatkan kondisi psikologis Mayorga yang sedang rapuh.


Baru-baru ini Mayorga mengajukan dokumen ke pengadilan untuk membatalkan dan melaporkan peristiwa yang dialaminya sembilan tahun lalu kepada Kepolisian Las Vegas.

Cristiano RonaldoCristiano Ronaldo diduga melakukan pemekorsaan. (REUTERS/Phil Noble)
Departemen Kepolisian Metropolitan Las Vegas mengakui sudah menerima berkas laporan dari Mayorga sejak bulan lalu dan siap mengusutnya kembali.

Sebelumnya Ronaldo sudah membantah tuduhan pemerkosaan tersebut dan menganggapnya sebagai rumor demi mencari ketenaran semata.

"Tidak, tidak, tidak, tidak. Apa yang dia katakan hari ini? Palsu, berita palsu," demikian tegas Ronaldo di akun Instagramnya.

"Mereka hanya ingin mempromosikan [diri mereka dengan menggunakan] nama saya. Mereka ingin tenar dengan menyebut nama saya, tapi ini risiko dari pekerjan saya. Saya pria bahagia dan semuanya berjalan baik." (jun/jun)