Direktur Klasifikasi INAPGOC Christoper Mulyadi mengatakan semula ada 11 atlet yang tidak lolos klasifikasi tampil di Asian Para Games 2018.
Sebanyak enam dari 11 atlet itu masuk klasifikasi visual impairment atau memiliki keterbatasan dalam penglihatan. Total 11 atlet yang tak bisa tampil di Asian Para Games terdiri dari satu atlet para swimming, satu atlet atletik dan tiga atlet judo. Sisanya, dua atlet dari para tenis meja, satu atlet voli duduk dan satu atlet goal ball.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi dari 18 cabang olahraga yang dipertandingkan hanya satu cabor yang tidak ikut klasifikasi yaitu para tenis meja. Alasannya, para tenis meja sudah dianggap cabor profesional yang penetapan atletnya berdasarkan penetapan unggulan lewat peringkat dunia," imbuhnya.
Ilustrasi para tenis meja. (AFP PHOTO / STEFANUS IAN) |
Dua atlet lainnya akan diklasifikasi ulang besok, Sabtu (6/10). Namun, Christoper enggan menyebut atlet dari negara mana yang melakukan protes tersebut.
Selain atlet yang tidak lolos klasifikasi, ada juga atlet yang harus mengalami perubahan nomor spesialisasi pertandingan yang telah diikuti sebelumnya. Itu juga merupakan hasil dari klasifikasi yang dilakukan.
Protes hanya bisa dilakukan satu jam setelah hasil kualifikasi dilakukan. (AFP PHOTO / Lillian SUWANRUMPHA) |
Asian Para Games ketiga ini diikuti 43 negara peserta dengan menampilkan 18 cabang olahraga. Dari 18 cabor, diperebutkan 512 medali dan diikuti 2.762 atlet.
"Ada juga 16 non-medal event yang diselenggarakan. Lima nomor dari atletik dan 11 nomor renang. Kebanyakan nomor itu tidak mendapatkan medali karena jumlah atletnya kurang jadi tidak memenuhi syarat minimal empat atlet dari dua negara untuk bisa dipertandingkan."
Asian Para Games 2018 bakal dimulai secara resmi melalui upacara pembukaan di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Sabtu (6/10). Tiga cabang olahraga juga bakal memulai pertandingannya di hari pertama gelarannya, yakni para bulutangkis, para tenis meja dan basket kursi roda. (ttf/ptr)
Ilustrasi para tenis meja. (AFP PHOTO / STEFANUS IAN)
Protes hanya bisa dilakukan satu jam setelah hasil kualifikasi dilakukan. (AFP PHOTO / Lillian SUWANRUMPHA)