Widi yang turun di kelas 41 kilogram merupakan penyumbang medali kedua untuk Indonesia, Minggu (7/10). Sebelumnya medali pertama diraih tim bulutangkis beregu putra Indonesia setelah mengalahkan Malaysia di partai final.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Angkatan saya terbaik itu 97 karena angkatan kedua [101 kg] dan ketiga [101 kg] didiskualifikasi, entah kenapa. Saya merasa di angkatan ketiga itu sudah bagus sekali, sempat percaya diri bahwa saya bisa lebih dari ini. Tapi itu sudah keputusan dewan wasit yang harus kami hormati dan terima bersama walaupun bukan hanya saya yang kecewa," ucap perempuan berusia 26 tahun tersebut.
Ni Nengah Widiasih mempersembahkan medali perak pertama bagi Indonesia di Asian Para Games 2018. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
Widi mengaku bakal menjadikan rasa kecewa pada Asian Para Games kali ini sebagai motivasi untuk lebih baik lagi. Motivasi tersebut, lanjut dia, memacu semangat dan memperbaiki kegagalan.
"Terima kasih untuk semua masyarakat Indonesia atas segala doa dan dukungannya. Masih banyak sekali atlet yang akan bertanding, semoga mereka bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia," ucap Widi. (map/nva)
Ni Nengah Widiasih mempersembahkan medali perak pertama bagi Indonesia di Asian Para Games 2018. (CNN Indonesia/Andry Novelino)