Adalah Sapto Yogo Purnomo, pelari disabilitas Indonesia menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 23,7 detik.
Sapto menggalahkan dua atlet asal Iran yaitu Ali Olfatnia yang meraih perak dengan catatan waktu 24,7 detik dan Davoudali Ghasemi (24,38 detik), peraih perunggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sapto Yogo Purnomo meraih emas kelima Indonesia di cabor para atletik nomor 200 meter T37. (dok. gms.kualalumpur2017.com.my) |
Sedangkan satu emas lagi diraih Syuci Indriani di nomor 100 meter gaya dada SB14 putri di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno.
Syuci meraih kemenangan tipis atas perenang Jepang Mai Deguchi di laga final. Dengan catatan waktu 1 menit 23,95 detik, Syuci hanya unggul 0,02 detik atas Deguchi. Medali perunggu direbut atlet Jepang Mikika Serizawa dengan catatan waktu 1 menit 26,13 detik. (bac)
Sapto Yogo Purnomo meraih emas kelima Indonesia di cabor para atletik nomor 200 meter T37. (dok. gms.kualalumpur2017.com.my)