Nacho pun menilai tak ada gunanya untuk mengingat-ingat lagi peran pemain bintang asal Portugal itu ketika masih berada di Santiago Bernabeu.
Ia juga menegaskan Madrid masih bisa mencetak banyak gol ke musim ini meski tanpa kehadiran mesin golnya tersebut yang kini membela Si Nyonya Tua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cristiano pernah menjadi pemain andalan kami. Ia mencetak 50 gol setiap musim, tapi kami bukan salah satu yang disalahkan dan kami tak boleh meratapi apa yang terjadi di masa lalu. Kami harus menatap ke depan dengan skuat yang sangat bagus serta kami sudah bersiap untuk semuanya," ujar Nacho dikutip dari AS.
Nacho Fernandez saat masih satu tim dengan Cristiano Ronaldo di Real Madrid. (Reuters / Juan Medina) |
"Kami tidak bisa memastikan Anda untuk bisa memenangkan gelar juara, tapi Madrid selalu menunjukkan bahwa pemain dan pelatih terus bersama untuk berjuang demi segalanya. Kami akan tetap bersama hingga akhir," tegasnya.
Nacho juga tak ingin ambil pusing dengan performa buruk Los Blancos di La Liga Spanyol. El Real belum meraih satu pun kemenangan dalam tiga laga ke belakang mereka, bahkan dua di antaranya mengalami kekalahan. Madrid pun saat ini berada di posisi keempat klasemen pekan kedelapan.
"Ketika Madrid menang atau kalah, seolah tengah ada krisis. Ketika ada empat laga [belum pernah menang], seolah semuanya sudah berakhir." (bac/bac)
Nacho Fernandez saat masih satu tim dengan Cristiano Ronaldo di Real Madrid. (Reuters / Juan Medina)