Pasangan nomor delapan dunia itu terpaksa mundur karena Fajar harus kembali ke Indonesia lantaran anggota keluarganya sakit. Selain mundur dari Denmark Terbuka, pasangan perak Asian Games 2018 itu juga tidak mengikuti Perancis Terbuka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Fajar akan pulang sendiri, sementara Rian harus di sini karena prosedurnya harus melapor ke referee. Rian juga harus hadir di Paris minggu depan, lalu pulang ke Jakarta sehari setelahnya," sambung pemain ganda campuran di era 1990-an itu.
Fajar/Rian baru meraih satu gelar juara sepanjang 2018, tepatnya di Malaysia Terbuka. (Dok. PBSI) |
Hal tersebut pernah dilakukan Tontowi Ahmad pada turnamen Jepang Terbuka Super 750 yang berlangsung pertengahan September lalu. Ketika itu Owi tetap berangkat untuk melapor kepada juri karena tidak bisa bertanding lantaran pasangannya Liliyana Natsir tidak bisa tampil karena tidak bugar.
Wakil-wakil Indonesia sudah lama tidak meraih gelar juara pada turnamen Denmark Terbuka. Pebulutangkis Indonesia yang terakhir menjadi juara di Denmark adalah tunggal putra Simon Santoso pada 2009. (nva/nva)
Fajar/Rian baru meraih satu gelar juara sepanjang 2018, tepatnya di Malaysia Terbuka. (Dok. PBSI)