Zheng/Huang memulai laga dengan sangat baik. Mereka mampu mendominasi alur permainan dan langsung unggul 7-2 atas Tontowi/Liliyana. Keunggulan ini berlanjut menjadi 11-5 saat interval.
Masuk ke gim kedua, pertarungan yang lebih sengit terjadi. Tontowi/Liliyana mulai bisa menampilkan ritme permainan yang mereka inginkan. Skor imbang pun sering terjadi hingga angka 8-8. Tontowi/Liliyana lalu memimpin 11-9.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tontowi/Liliyana akhirnya mampu memaksakan terjadinya rubber game setelah memenangkan reli sengit di saat akhir. Tontowi/Liliyana menutup gim kedua dengan skor 21-19.
Setelah bertukar lapangan, Tontowi/Liliyana mampu tampil menggebrak dan meraih tiga poin beruntun untuk memperkecil kedudukan menjadi 9-11. Lewat perlawanan sengit, Tontowi/Liliyana akhirnya mampu menyamakan kedudukan di angka 13-13.
Setelah skor imbang 13-13, Zheng/Huang melakukan tekanan lebih gencar dan hal itu berbuah empat poin beruntun sekaligus mengubah skor menjadi 17-13 yang berlanjut menjadi 19-15. Zheng/Huang lalu mendapat match point pada angka 20-15.
Setelah berhasil menggagalkan dua kesempatan match point lawan, Tontowi/Liliyana harus takluk 17-21 di akhir pertandingan.
(ptr)
Setelah skor imbang 13-13, Zheng/Huang melakukan tekanan lebih gencar dan hal itu berbuah empat poin beruntun sekaligus mengubah skor menjadi 17-13 yang berlanjut menjadi 19-15. Zheng/Huang lalu mendapat match point pada angka 20-15.
Setelah berhasil menggagalkan dua kesempatan match point lawan, Tontowi/Liliyana harus takluk 17-21 di akhir pertandingan.