Dua gelandang serang skuat Garuda Nusantara itu terjatuh pada saat menjalani latihan yang merupakan bagian dari persiapan lawan Uni Emirat Arab dalam pertandingan penyisihan Grup A Piala Asia U-19 yang akan berlangsung di Stadion Utama GBK pada Rabu (24/10).
Lihat juga:Cristiano Ronaldo Balas Sindiran Isco |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Duel antara Egy dan Saddil cukup menarik karena kedua pemain tersebut kerap menjadi andalan Timnas Indonesia U-19 termasuk dalam dua laga Grup A sebelumnya lawan Taiwan dan Qatar.
Egy Maulana Vikri dan Saddil Ramdani terjatuh dalam sesi latihan Timnas Indonesia U-19. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama) |
Laga internal dihentikan. Para pemain mulai bersiap melakukan pendinginan, sementara Egy dan Saddil masih tergeletak di pinggir lapangan.
Saddil tampak lebih kesakitan ketimbang Egy. Petugas medis dari Timnas Indonesia U-19 pun langsung mengambil tindakan.
Usai latihan, Indra mengatakan kondisi Egy dan Saddil baik-baik saja.
Saddil Ramdani (kedua dari kanan) merupakan salah satu pemain andalan Timnas Indonesia U-19 untuk mendobrak pertahanan lawan. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
Ketika ditanya kondisi Saddil, Indra menjawab dengan singkat. "Tidak ada masalah, sudah minum air dia," ucapnya menambahkan.
Dalam latihan terakhir jelang laga penentuan, Indra Sjafri lebih bawel dari biasanya. Sedikit saja kesalahan dari pemain cukup membuat pelatih berusia 55 tahun tersebut untuk berteriak.
Memang Indra selalu berteriak dalam melatih anak-anak asuhnya. Namun kali ini, mantan pemain PSP Padang itu berteriak lebih sering dari biasanya.
Timnas Indonesia U-19 harus menang lawan UEA bila ingin lolos ke fase gugur. Saat ini, untuk sementara Garuda Nusantara berada di posisi ketiga dalam klasemen Grup A dengan perolehan 3 poin. (map/jun/nva)
Egy Maulana Vikri dan Saddil Ramdani terjatuh dalam sesi latihan Timnas Indonesia U-19. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Saddil Ramdani (kedua dari kanan) merupakan salah satu pemain andalan Timnas Indonesia U-19 untuk mendobrak pertahanan lawan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)