Setelah Messi dan Ronaldo, Giliran Bale Terjerat Kasus Pajak

CNN Indonesia | Jumat, 26/10/2018 00:15 WIB
Setelah Messi dan Ronaldo, Giliran Bale Terjerat Kasus Pajak Gareth Bale terjerat kasus pajak di Spanyol. (REUTERS/Javier Barbancho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, giliran bintang Real Madrid Gareth Bale yang terjerat kasus pengemplangan pajak penghasilan di Spanyol.

Merujuk laporan El Mundo, otoritas pajak Spanyol menyatakan Bale bersalah dan harus membayar denda €337 ribu atau sekitar Rp5,8 miliar. Pemain internasional Wales ini dianggap alfa membayar pajak sejak tiba di Madrid pada 2013.

Sebelumnya, kasus dugaan penggelapan pajak juga menjerat Messi dan Ronaldo. Meski sempat kesal, namun kedua pemain ini bersedia membayar denda yang dibebankan pemerintah Spanyol.


Messi harus menyetor €252 ribu atau sekitar Rp3,7 miliar. Sedangkan Ronaldo mencapai kesepakatan untuk membayar denda penggelapan pajak €19 juta atau setara Rp320 miliar.

Cristiano Ronaldo sempat kecewa dengan Real Madrid karena persoalan pajak.Cristiano Ronaldo sempat kecewa dengan Real Madrid karena persoalan pajak. (AFP PHOTO / SERGIO CAMACHO)
Jumlah denda yang diterima Bale terbilang kecil dan masih di bawah angka yang harus dibayarkan Messi dan Ronaldo.

Mantan pelatih Los Blancos yang kini menangani Manchester United, Jose Mourinho, juga tak lepas dari kasus penggelapan pajak di Spanyol. Tak mau berdebat panjang, Mourinho pun merelakan £1,8 juta atau sekitar Rp 34,4 miliar untuk lepas dari persoalan hukum.

Bale jadi pemain bintang teranyar Los Blancos yang dijerat kasus pajak. Sebelumnya otoritas pajak Negeri Matador tersebut juga memberikan denda kepada Luka Modric, Marcelo, Karim Benzema, dan Sergio Ramos.

Winger 29 tahun itu sudah lima tahun merumput di Madrid dan telah mencicipi empat gelar Liga Champions dan satu gelar La Liga Spanyol. Bale musim ini kembali jadi pilihan utama di lini depan El Real setelah Ronaldo hengkang ke Juventus. (jun/har)