Guardiola sedang menjalani karier kepelatihan di klub berjuluk The Citizens setelah pindah dari Bayern Munchen pada 2016. Bersama Man City, mantan gelandang Barcelona itu meraih sukses pada musim 2017/2018.
Peraih gelar pelatih terbaik FIFA 2011 itu merasa senang dengan sambutan pendukung Man City dan membuatnya sebagai seorang Mancunian atau penduduk Manchester.
Guardiola bahkan menolak melatih di klub Inggris lainnya hanya sekadar untuk memecahkan rekor karena menghormati kebersamaan dengan fan Man City.
Pep Guardiola bersama Sergio Aguero dalam sebuah pertandingan Liga Inggris musim 2018/2019. (Action Images via Reuters/Lee Smith) |
"Tapi saya rasa semua manajer senang dengan pemain-pemain lawasnya saat kita dapat tertawa dan bercanda dan memiliki hubungan baik. Semua orang suka dicintai, itu adalah rahasia dalam hidup. Saya akan menjadi Mancunian sepanjang hidup saya. Saya akan menjadi fan Manchester City dan mustahil untuk melatih tim seperti Manchester City di Inggris karena saya merasa dicintai orang-orang di sini," tambahnya.
"Saya cinta lagu itu, Anda tidak dapat membayangkan betapa saya mencintainya. Itu adalah mahakarya yang luar biasa. Tiap kali kami [sekeluarga] keluar, kami selalu menyanyikan lagu ini bersama-sama. Kami mencintainya," jelas Guardiola mengenai salah satu lagu hit dari grup musik yang merupakan fan sejati Manchester City.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pep Guardiola bersama Sergio Aguero dalam sebuah pertandingan Liga Inggris musim 2018/2019. (Action Images via Reuters/Lee Smith)