Bautista dipastikan tidak akan tampil di MotoGP musim depan setelah tim Angel Nieto berubah nama menjadi Petronas Sprinta Yamaha Racing dan telah memilih Franco Morbidelli serta Fabio Quartararo sebagai pebalap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana perasaan Anda menunggangi sepeda motor pabrikan Ducati?
Dengan sepeda motor [Ducati Angel Nieto] ini tentu potensinya lebih rendah, tapi ini adalah sepeda motor yang saya sangat tahu. Di mana titik paling kuat, di mana titik sulitnya. Akhir pekan ini saya akan berusaha memperlihatkan penampilan maksimal sepeda motor ini.
Apa perbedaan paling paling kentara antara Ducati Desmosedici GP18 dan GP17 milik Anda di Angel Nieto?
Bagi saya paling berbeda adalah karakter mesin, karena GP18 lebih mudah untuk ditunggangi dan lebih konsisten. Dengan karakter itu membuat sepeda motor lebih stabil, lebih memiliki traksi saat keluar dari tikungan. Jadi pada dasarnya perbedaan terbesar ada di mesin, mengenai sasis tidak terlalu berbeda.
Alvaro Bautista bakal tampil di ajang Superbike tahun depan. (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo) |
Di trek ini saya biasa tampil kuat, kami akan berusaha. Kami harus bekerja dengan keras sejak latihan bebas. Kami harus memastikan bisa lolos ke Q2, karena kita lihat di balapan-balapan sebelumnya, start di lap pertama sangat penting untuk meraih hasil bagus.
Secara kecepatan, kami bagus. Tapi, kami harus memastikan diri lolos ke Q2 agar mampu bersaing dengan grup terdepan. Jika kami bisa meraih hasil bagus saat latihan bebas dan kualifikasi, kami bisa meraih hasil positif.
Semua hal terjadi ada alasannya. Saya tidak menyesal, karena saya tahu Ducati punya potensi yang besar di SuperBike. Saya harus memiliki sepeda motor yang tepat untuk meraih kemenangan. (ptr)
Alvaro Bautista bakal tampil di ajang Superbike tahun depan. (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo)