Menilik 23 nama yang ada dalam skuat Timnas Indonesia, hanya Beto dan Dedik yang merupakan striker murni. Pemain lainnya macam Andik Vermansah, Irfan Jaya, Febri Hariyadi, dan Riko Simanjuntak lebih bertipe sebagai penyerang sayap.
"Dedik bisa mendukung Beto (di lini depan) bila kami bermain dengan du astriker atau bila Beto tak bisa bermain selama 90 menit, maka Dedik bisa maju dan menjalankan tugasnya (sebagai striker)," ucap Bima Sakti seperti dikutip dari FoxSports.
Bima Sakti memilih untuk lebih banyak membawa penyerang sayap di Piala AFF 2018. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin membawa lebih banyak pemain sayap di skuat ini untuk bisa memiliki lebih banyak opsi di sektor sayap karena begitulah cara kami bermain," tutur Bima Sakti.
Performa Beto Goncalves dan Dedik Setiawan membuat Bima Sakti percaya diri hanya membawa dua striker murni. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Bima Sakti memilih untuk lebih banyak membawa penyerang sayap di Piala AFF 2018. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Performa Beto Goncalves dan Dedik Setiawan membuat Bima Sakti percaya diri hanya membawa dua striker murni. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)