Kemenangan ini membuat Daud Yordan gagal menjadi penantang utama juara bertahan kelas ringan WBA yaitu Vasyl Lomachenko dari Ukraina.
Petinju kebanggaan Indonesia itu sempat tertekan pada ronde pertama hingga kelima dari lawannya asal Inggris. Crolla beberapa kali mendaratkan pukulan yang membuat Daud Yordan kewalahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daud Yordan gagal menjadi penantang utama juara bertahan Vasyl Lomachenko. (Reuters/Andrew Couldridge) |
Memasuki ronde kesembilan, Daud Yordan mulai sedikit lebih berhati-hati dengan menguatkan pertahanan menghadap Crolla yang mulai sedikit terbuka pertahanannya. Daud Yordan kembali melancarkan hook kiri dan kanan yang membuat Crolla terdesak ke pinggir ring pada ronde tersebut. Pukulan-pukulan itu berhasil mendarat ke wajah lawannya.
Di ronde terakhir yang merupakan fase penentuan, Daud Yordan berusaha tampil habis-habisan. Ia melepaskan uppercut mengawali ronde tersebut. Daud juga beberapa kali melepaskan pukulan kombinasi mendesak Crolla.
Crolla yang merasa terdesak kerap memeluk Daud Yordan untuk menghindari pukulan petinju Indonesia itu. Crolla memang sudah terlihat terdesak beberapa kali merapat ke pinggir ring, namun bel tanda berakhirnya pertarungan berbunyi. Daud akhirnya dinyatakan kalah unanimous atau penilaian secara mutlak dari Crolla. (bac/bac)
Daud Yordan gagal menjadi penantang utama juara bertahan Vasyl Lomachenko. (Reuters/Andrew Couldridge)