Liga Bergulir Saat Timnas Indonesia Main, PSSI Dianggap Aneh

CNN Indonesia | Selasa, 13/11/2018 17:55 WIB
Liga Bergulir Saat Timnas Indonesia Main, PSSI Dianggap Aneh Timnas Indonesia tampil di Piala AFF 2018 saat Liga 1 2018 sedang bergulir. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menganggap aneh keputusan PSSI yang tetap menggulirkan kompetisi Liga 1 2018 di saat Timnas Indonesia sedang berjuang di ajang Piala AFF 2018.

Situasi Liga 1 2018 yang tetap bergulir ketika Timnas Indonesia bermain di Piala AFF 2018 menjadi sorotan utama. Bahkan media asing, Fox Sports Asia, menganggap kondisi itu sebagai hal yang aneh.

Indonesia dianggap sebagai satu-satunya negara yang kompetisi kasta tertingginya tetap berjalan saat Timnas Indonesia sedang tampil di turnamen resmi. Kondisi itu pun juga mendapat sorotan dari Menpora Imam.


"Memang aneh. Aneh, kalau Timnas main [harusnya] semuanya berhenti. Tapi di Indonesia saja yang masih terus berjalan, mestinya berhenti, menghormati dan memberikan dukungan kepada Timnas yang sedang bertarung demi negara dan bangsa. Mestinya begitu," kata Menpora Imam, Selasa (13/11).

Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Singapura di laga pertama Piala AFF 2018.Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Singapura di laga pertama Piala AFF 2018. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Para pemain Timnas Indonesia dianggap sejumlah pihak tidak dalam kondisi bugar untuk tampil di Piala AFF 2018 karena masih harus memperkuat klub masing-masing jelang turnamen berlangsung.

Salah satu klub Liga 1 2018, Sriwijaya FC, juga sempat melakukan protes ke PSSI karena sejumlah pemain kuncinya dipanggil memperkuat Timnas Indonesia saat klub sedang berjuang terhindar dari zona degradasi.

Selain mengkritik Liga 1 2018 yang tetap berjalan saat Timnas Indonesia bermain, Menpora Imam juga menganggap PSSI lambat dalam merespons pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan masyarakat melalui media sosial.

Menpora Imam Nahrawi menganggap keputusan PSSI aneh.Menpora Imam Nahrawi menganggap keputusan PSSI aneh. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
"Kami berharap PSSI betul-betul menegakkan regulasi kedisiplinan, sekaligus menjawab setiap pertanyaan publik tentang hak siar, tentang perilaku wasit, bagaimana tindakan Komdis [Komisi Disiplin PSSI]."

"Harusnya PSSI cepat menanggapi itu. Karena orang tahunya ini Menpora yang harus bertanggung jawab. Padahal itu tanggung jawab Ketua Umum PSSI. Karenanya saya minta PSSI merespons dengan cepat, beri tahu kepada publik soal-soal yang dipertanyakan masyarakat," ucap Imam.

Sementara itu jelang laga Timnas Indonesia melawan Timor Leste di babak penyisihan Grup B Piala AFF 2028, Selasa (13/11), Imam berharap tim asuhan Bima Sakti bisa meraih kemenangan. Sebelumnya Indonesia kalah 0-1 pada laga perdana melawan Singapura, Jumat (9/11).

Kemenangan atas Timor Leste menjadi hal penting buat Timnas Indonesia untuk bisa lolos fase grup. Setelah Singapura dan Timor Leste, Timnas Indonesia akan menghadapi perlawanan Thailand dan Filipina.

"Kita doakan [Timnas Indonesia] menang. Pokoknya, saya berdoa menang saja dulu nih. Tidak ada prediksi, pokoknya menang," ujar Imam. (TTF/sry)