Skuat Garuda melakukan sejumlah perubahan dalam susunan starter melawan Timor Leste di laga kedua Grup B Piala AFF. Tercatat ada lima pemain yang dirombak oleh pelatih Bima Sakti dari line-up saat melawan Singapura.
Alfath Fathier, Fachruddin Aryanto, Muhammad Hargianto, Andik Vermansah, dan Septian David Maulana bermain sejak menit awal 'menggeser' nama-nama seperti Rizki Pora, Ricky Fajrin, Zulfiandi, Irfan Jaya, serta Stefano Lilipaly.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eksperimen Bima Sakti dengan menyimpan sejumlah pemain inti pun berakibat fatal. Timnas Indonesia tampak tidak memiliki irama permainan di babak pertama. Tim Merah Putih yang dalam dua tahun terakhir dikenal memiliki penguasaan bola tidak tampak di awal-awal laga.
Serangan dari belakang ke depan yang seharusnya dimainkan dengan pola satu dua sentuhan dari bek ke gelandang, lalu gelandang melihat situasi dan mengatur ritme sebelum mengumpan ke lini depan tidak tampak di babak pertama.
Riko Simanjuntak menjadi pemain pengganti dalam dua laga Piala AFF 2018. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Zulfiandi yang ideal diduetkan dengan Evan Dimas merupakan pemain dengan tipe pengatur irama permainan. Gelandang Sriwijaya FC itu piawai dalam memainkan umpan, ia juga bisa melihat posisi rekannya dan tahu kapan harus melepaskan umpan jauh atau umpan pendek.
Di pertandingan ini Bima Sakti memilih menduetkan Evan Dimas dengan M Hargianto. Sementara, sepanjang babak pertama Hargianto tampak kesulitan mengontrol lini tengah.
Eksekusi yang dilakukan Beto Goncalves, Evan Dimas, Febri Hariyadi, hingga Septian David Maulana ketika berada di kotak penalti lawan urung berujung gol. Seandainya saja Zulfiandi main sejak awal, Evan Dimas bisa lebih tenang dalam menyerang. Pemain Selangor FA itu bisa muncul dari lini kedua untuk membantu rekannya yang memegang bola dan berada di kotak penalti.
Perjudian Bima Sakti melakukan perombakan besar pun membuahkan malapetaka. Melalui serangan balik yang tidak terduga tendangan spekulasi Rufino Walter Gama menit ke-48 bersarang di gawang Andritany Ardhiyasa.
Evan Dimas kehilangan tandem idealnya, Zulfiandi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Mujur bagi Timnas Indonesia karena pergantian yang dilakukan sejak menit ke-56 masih bisa berujung banyak gol. Tumpulnya lini serang Timnas Indonesia membuat tim pelatih memainkan Riko Simanjuntak menggantikan Febri Hariyadi yang kesulitan di sayap kiri pada menit ke-56.
Dengan pergantian itu Riko bermain di sayap kanan menggeser Andik Vermansah. Sedangkan Andik menempati posisi Febri. Lima menit setelah pergantian tersebut, Timnas Indonesia bisa menyamakan kedudukan.
Akselerasi Andik di sisi kiri membuka ruang bagi Alfath Fathier yang membantunya dalam menyerang. Usai melakukan solo run Andik memberikan bola kepada Alfath, dengan sekali kontrol pemain Madura United itu lalu melepaskan tendangan placing ke tiang jauh yang tidak bisa diantisipasi kiper Fagio Pereira.
Sebelum masuk ke dalam gawang, bola tampak menyentuh permukaan lapangan yang rusak karena konser musik Guns N' Roses sebelum mengecoh kiper Fagio.
Beto Goncalves tidak mendapat umpan matang di babak pertama. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Dari dua pergantian itu irama permainan Timnas Indonesia mulai tertata dengan baik. Andik lebih bebas dan nyaman di sektor kiri. Dari kerja sama Andik dan Lilipaly itu juga gol kedua Timnas Indonesia tercipta.
Usai menerima umpan dari Lilipaly, Andik dijegal Gumario Augusto Da Silva dan berbuah penalti untuk Skuat Garuda. Penalti Lilipaly ke sisi kanan gawang pun tidak bisa diantisipasi kiper Fagio Pereira.
Peran pemain pengganti benar-benar krusial untuk Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Timor Leste. Setelah Andik dan Lilipaly memberikan kontribusi lewat umpan dan gol, giliran Riko Simanjutak menjadi pemberi assist untuk gol pamungkas yang dicetak Beto Goncalves pada menit ke-82.
Pertandingan melawan Timor Leste ini patut dijadikan pelajaran penting untuk tim pelatih Timnas Indonesia untuk tidak lagi melakukan coba-coba di laga berikutnya. Pasalnya, pertandingan ketiga Timnas Indonesia tidak mudah, melawan tim kuat Thailand dalam laga tandang di Stadion Rajamangala, Sabtu (17/11). (bac)
Riko Simanjuntak menjadi pemain pengganti dalam dua laga Piala AFF 2018. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Evan Dimas kehilangan tandem idealnya, Zulfiandi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Beto Goncalves tidak mendapat umpan matang di babak pertama. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)