Rossi: Tanpa Bendera Merah Saya Bisa Juara MotoGP Valencia
CNN Indonesia
Senin, 19 Nov 2018 06:48 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Valentino Rossi cukup percaya diri bisa menjadi juara MotoGP Valencia 2018 jika tidak ada bendera merah yang menghentikan lomba di lap ke-15.
Rossi tampil meyakinkan pada MotoGP Valencia 2018 yang berlangsung di atas lintasan basah karena diguyur hujan. Start dari urutan ke-16, mantan juara dunia MotoGP itu berhasil melesat dan tergabung dengan pebalap-pebalap di kelompok tiga besar ketika balapan memasuki lap kedelapan.
Kendati ada keuntungan yang didapat dari kecelakaan beberapa pebalap, Rossi menunjukkan kualitas ketika bersaing dengan Alex Rins dan Andrea Dovizioso.
Rossi sempat menempati peringkat kedua pada lap ke-14, sebelum bendera merah dikibarkan dan balapan dihentikan sementara dan start dilakukan berdasarkan posisi pebalap pada lap ke-13.
Andalan tim Movistar Yamaha itu melakukan start ulang dari posisi ketiga. Lima putaran setelah start ulang, Rossi menyalip Rins dan berada di belakang Dovizioso.
Empat lap jelang finis, Rossi terjatuh di tikungan 12. Meski bisa kembali melanjutkan balapan, Rossi hanya finis di urutan ke-13.
"Dovizioso sangat cepat di lintasan basah, seperti Ducati pada umumnya, tapi mengganti ban depan [dengan ban lunak, seperti yang saya lakukan] mendatangkan keuntungan besar," ujar Rossi mengenai keberhasilan rekan senegaranya itu menjadi kampiun di MotoGP Valencia 2018 dikutip dari Skysports.
"Saya bisa menang jika balap terus berlanjut, namun menunda balapan adalah keputusan yang tepat, terlalu banyak air di trek, kemudian Dovizioso mengganti ban baru yang membuatnya berbeda, di balapan kedua dia sangat superior," sambungnya.
Kecelakaan di lap-lap akhir bukan kali ini saja dialami Rossi, pada balapan di Malaysia sang pebalap veteran juga terjatuh ketika balapan menyisakan enam lap. (nva/sry)
Rossi tampil meyakinkan pada MotoGP Valencia 2018 yang berlangsung di atas lintasan basah karena diguyur hujan. Start dari urutan ke-16, mantan juara dunia MotoGP itu berhasil melesat dan tergabung dengan pebalap-pebalap di kelompok tiga besar ketika balapan memasuki lap kedelapan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Valentino Rossi melesat di lintasan basah Sirkuit Ricardo Tormo. (REUTERS/Heino Kalis) |
Lihat juga:Kevin/Marcus Juara Hong Kong Terbuka 2018 |
"Saya bisa menang jika balap terus berlanjut, namun menunda balapan adalah keputusan yang tepat, terlalu banyak air di trek, kemudian Dovizioso mengganti ban baru yang membuatnya berbeda, di balapan kedua dia sangat superior," sambungnya.
Kecelakaan di lap-lap akhir bukan kali ini saja dialami Rossi, pada balapan di Malaysia sang pebalap veteran juga terjatuh ketika balapan menyisakan enam lap. (nva/sry)
Valentino Rossi melesat di lintasan basah Sirkuit Ricardo Tormo. (REUTERS/Heino Kalis)