Diky Wahyudi (19) asal Depok tetap semangat mendukung Timnas Indonesia meski sudah dipastikan tersingkir dari fase Grup B Piala AFF 2018. Ia bersama belasan rekannya memutuskan untuk tetap mendukung perjuangan skuat arahan Bima Sakti di laga pamungkas kontra The Azkals.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain itu persiapan tim juga terlihat kurang matang. Permainan tim jadi terlihat tidak kompak," sambungnya.
Timnas Indonesia sudah dipastikan gagal di babak penyisihan Piala AFF 2018. (CNN Indonesia/Jun Mahares) |
karena pengurus PSSI nya yang bobrok dan jangan salahkan pemain Timnas Indonesia. Di sepak bola kan prinsipnya ada kalah dan menang," ujar Iqbal.
Senada dengan Diky dan Iqbal, suporter lainnya, Deny Hidayat, juga memutuskan untuk mendukung langsung dan melawan seruan 'Kosongkan GBK'.
"Kasihan pemainnya kalau tidak didukung. Saya rasa persoalannya pergantian pelatih dan Bima Sakti masih minim pengalaman. Mungkin PSSI harus panggil Luis Milla lagi karena kemarin permainan Indonesia sudah bagus di Asian Games 2018. Bermain menyerang dan tidak monoton," ujar Deny.
"Meski saya suka Bima Sakti saat masih aktif bermain tapi sepertinya dia masih kurang untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia. Jadi, menurut saya memang harus diganti pelatih lebih kualitas lagi," ujarnya.
Sementara situs resmi Piala AFF 2018 mencatat jumlah penonton hadir pada laga Timnas Indonesia vs Timor Leste mencapai 15 ribu, termasuk kehadiran pihak sponsor dan lain-lain. (jun/ptr)
Timnas Indonesia sudah dipastikan gagal di babak penyisihan Piala AFF 2018. (CNN Indonesia/Jun Mahares)