Kinerja wartawan menjadi sorotan usai Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi mengaitkan pemberitaan yang ada dengan prestasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan Edy Rahmayadi soal kinerja wartawan sempat viral dalam beberapa hari terakhir. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Bima Sakti sangat ingin media tetap mendukung perkembangan sepak bola Indonesia termasuk melalui kritik pedas sekalipun.
"Saya mohon kepada media, siapa pun pelatihnya [Timnas Indonesia] nanti terus didukung. Dikritik pun tak masalah asal tujuannya demi kebaikan," sambung mantan pemain Timnas Indonesia era 90-an itu.
Senada dengan Bima Sakti, winger Timnas Indonesia Riko Simanjuntak juga mendukung peran media dalam kemajuan Timnas Indonesia.
"Boleh saya katakan pada media tidak usah takut. Kalau memang demi kebaikan ayo kita tantang. Kalau sepak bola mau maju kita harus bersama-sama," ujar Riko.
Di Piala AFF 2018 Timnas Indonesia mengakhiri turnamen dengan menempati peringkat keempat klasemen Grup B di bawah Thailand, Filipina, dan Singapura. Indonesia gagal melaju ke babak semifinal.
Pernyataan Edy Rahmayadi soal kinerja wartawan sempat viral dalam beberapa hari terakhir. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)