Desakan itu dicuatkan Maradona melalui akun Twitter-nya setelah leg kedua final Copa Libertadores di markas River Plate, Stadion Antonio Vespucio diundur.
Laga yang mempertemukan dua rival sekota di Buenos Aires itu sedianya digelar Minggu (25/) tersebut dihentikan dan diundur karena terjadi kerusuhan antarsuporter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Boca Juniors bermain imbang 2-2 melawan River Plate di laga pertama Copa Libertadores. (REUTERS/Marcos Brindicci) |
"Hukumannya harus jelas seperti kembali pada 2015. Saya memang lebih memilih menang di lapangan. Namun ketika peraturan di langgar, sanksi harus diterapkan. Sanksi ini, berdasarkan penilaian saya adalah gelar juara untuk Boca [Juniors]," kata Maradona dalam akun Twitter.
Sebelumnya, serangan suporter River Plate terhadap bus tim Boca Juniors pada hari pertandingan membuat laga ditunda selama 24 jam atau pada Senin (26/11) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
"Kami harus mengizinkan kedua klub untuk pemulihan. Dengan alasan itu kami akan menunda pertandingan," ujar Presiden CONMEBOL Alejandro Dominguez dikutip dari ESPN. (bac/jun)
Boca Juniors bermain imbang 2-2 melawan River Plate di laga pertama Copa Libertadores. (REUTERS/Marcos Brindicci)