Ajax yang bertekad menjadi tim pertama yang lolos ke babak gugur dari Grup E langsung menekan pertahanan AEK.
Tim asuhan Erik ten Hag itu sempat mendapatkan peluang mencetak gol pada menit-menit awal melalui tendangan bebas gelandang Lasse Schoene. Hanya saja, eksekusi Schoene itu masih melayang tipis di atas mistar AEK.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat laga memasuki menit ke-64 sontekan Donny van de Beek memanfaatkan operan Dusan Tadic membentur tiang kiri gawang Vasilion Barkas.
Kartu merah Marko Livaja awal petaka bagi AEK. (REUTERS/Costas Baltas) |
Keunggulan jumlah pemain benar-benar dimanfaatkan tim tamu. Pada menit ke-72 Tadic membawa Ajax menjauh dengan skor 2-0.
Gol kedua Tadic bermula dari ketenangan David Neres menguasai bola saat di kotak penalti AEK. Meski dikawal pemain lawan konsentrasi Neres tidak goyah dan bisa mengoper bola kepada Klaas Jan Huntelaar yang kemudian diteruskan keada Tadic. Dengan kaki kiri Tadic menempatkan bola di tian dekat untuk menjadi gol.
Dengan tambahan tiga poin itu Ajax untuk sementara menjadi pemuncak klasemen grup (11 poin), sekaligus lolos ke babak gugur karena tidak bisa lagi terkejar oleh pesaing terekatnya Benfica yang baru memiliki empat poin.
Susunan pemain:
AEK: Vasilion Barkas; Michalis Bakakis, Marios Oikonomou, Dmytro Chygrynskiy, Niklas Hult; Konstantinos Galanopoulos, Alef; Rodrigo Galo, Marko Livaja, Petros Mantalos; Ezequiel Ponce.
Ajax: Andre Onana; Noussair Mazraoui, Matthijs de Ligt, Maximilian Woeber, Daley Blind; Donny van de Beek, Lasse Schoene, Frenkie de Jong; David Neres, Kasper Dolberg, Dusan Tadic. (sry)
Kartu merah Marko Livaja awal petaka bagi AEK. (REUTERS/Costas Baltas)