Pertandingan partai final ini digelar antara 8 atau 9 Desember mendatang. Final leg kedua Copa Libertadores mempertemukan laga panas Super Clasico antara Boca Juniors melawan River Plate.
Laga yang seharusnya dihelat pada Minggu (25/11) lalu, terpaksa ditunda setelah bus dari tim Boca Juniors mendapat serangan dari pendukung River Plate. Insiden ini melukai para pemain kubu Boca Juniors sehingga segera dilarikan ke rumah sakit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:8 Tim Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions |
Kerusuhan di markas River Plate membuat leg kedua final Copa Libertadores ditunda. (REUTERS/Alberto Raggio) |
"Untuk bermain di Argentina dengan situasi seperti ini adalah tindakan yang tidak tepat. Sepak bola bukanlah tentang sebuah kekerasan, tapi diputuskan dengan mencetak gol. Itu adalah sebuah penyakit yang harus diberantas," kata Dominiguez.
Dengan dimulainya Piala Dunia Antar Klub oleh FIFA pada 12 Desember mendatang, Conmebol harus segera menyelesaikan permasalahan ini agar dapat mewakilkan klub dari Amerika Selatan. Kejadian ini juga tentu memperkecil harapan Argentina dalam persaingan menjadi tuan rumah Piala Dunia pada 2030 mendatang.
Pertandingan Super Clasico ditunda setelah insiden penyerangan bus Boca Juniors oleh pendukung River Plate di luar stadion Estadio Monumental. Botol dan benda lainnya yang memecahkan kaca bis melukai beberapa pemain Boca, termasuk Pablo Perez yang harus dilarikan ke rumah sakit setelah terluka pada matanya.
Pertandingan partai final ini akhirnya diputuskan untuk dibatalkan tiga jam sebelum jalannya pertandingan.
Komite disiplin Conmebol dikabarkan akan mengadakan pertemuan untuk memutuskan hukuman yang akan dijatuhkan kepada kubu River Plate setelah tindakan kekerasan dari para pendukungnya. Leg kedua partai final akan dihelat tanpa pendukung dari tim tamu, mengingat keamanan mereka tidak dapat dijamin.
Laga Super Clasico merupakan duel panas antara rival satu kota yang mempertemukan Boca Juniors dengan River Plate. Pertandingan panas ini semakin diperparah dengan bertemunya kedua kubu di partai final Copa Libertadores. Tentu, pemenang dari kompetisi ini merupakan tim yang terbaik dan akan jadi wakil Amerika Selatan di kompetisi Antar Klub Dunia. (bac/dre/ptr)
Kerusuhan di markas River Plate membuat leg kedua final Copa Libertadores ditunda. (REUTERS/Alberto Raggio)