Beberapa pemain mengucapkan salam perpisahannya melalui akun media sosial masing-masing. Seperti yang dilakukan penyerang naturalisasi asal Belanda, Stefano Lilipaly.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Widodo Cahyono Putro mundur dari kursi kepelatihan Bali United. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf) |
Tak hanya Stefano, striker naturalisasi asal Montenegro, Ilija Spasojevic juga mengungkapkan hal senada. Bahkan, Spaso menyebut sudah mendapatkan ilmu berharga dari seorang pesepakbola legendaris Timnas Indonesia selama dua tahun terakhir.
Widodo resmi menjadi pelatih Bali United pada 10 Mei 2017 menggantikan Hans Peter Schaller yang dipecat manajemen meski baru tiga bulan menjadi pelatih. Sebelum diambil alih Widodo, Bali United sempat dilatih Eko Purjianto sebagai pelatih sementara.
Widodo memutuskan mundur setelah Bali United hanya mampu meraih satu kemenangan dan empat kekalahan serta dua hasil imbang pada tujuh laga terakhir. Widodo menyatakan mundur dari kursi pelatih Bali United saat kompetisi Liga 1 2018 menyisakan dua pertandingan.
CEO Bali United Yabes Tanuri mengatakan alasan Widodo mundur adalah fokus menjalani lisensi kepelatihan A Pro AFC.
"Coach Widodo ingin fokus untuk persiapan pengambilan lisensi kepelatihan AFC A Pro yang dilakukan Januari 2019 nanti. Kami dari manajemen sangat menghargai keputusan tersebut," sambung Yabes.
Sementara itu, saat menghadapi Persija Jakarta di laga kandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (2/12) manajemen Bali United menunjuk asisten pelatih Eko Purdjianto untuk mengambil alih posisi pelatih, termasuk untuk laga melawan Bhayangkara FC, Minggu (9/12).
Bali United saat ini berada di posisi tujuh klasemen Liga 1 2018 dengan 45 poin, tertinggal dua poin dari Persebaya Surabaya. (ttf/bac)
Widodo Cahyono Putro mundur dari kursi kepelatihan Bali United. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)