Kasus Pengaturan Skor, Hidayat Mundur dari Exco PSSI

Tim, CNN Indonesia | Senin, 03/12/2018 17:31 WIB
Kasus Pengaturan Skor, Hidayat Mundur dari Exco PSSI Hidayat (kanan) mengundurkan diri sebagai anggota Exco PSSI. (CNN Indonesia/M Arby Rahmat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hidayat mengundurkan diri dari jabatannya pada Senin (3/12), karena diduga terlibat dalam kasus pengaturan skor di kompetisi Liga 2 2018.

Pada Rabu (28/11) pekan lalu, manajer Madura FC Januar Herwanto menyebut Hidayat pernah mencoba melakukan suap dengan meminta Madura FC mengalah dan memberikan kemenangan untuk PSS Sleman dalam laga tandang ke Stadion Maguwoharjo, Mei lalu.

Januar menyatakan sudah mencoba menolak permintaan Hidayat. Akan tetapi petinggi PSSI itu terus berupaya menyuap melalui pesan singkat. Hanya saja dalam konferensi pers Hidayat mengaku bukan sebagai mafia sepak bola atau pengatur skor yang dituduhkan banyak pihak.


"Saya tegaskan saya tidak pernah menghubungi siapa pun dan komunikasi apapun berkaitan dengan Liga 2 dan Liga 1 yang jadi isu nasional. Itu adalah satu-satunya proses terjadi alami, saya akui itu kekeliruan yang saya alami. Insya Allah saya bukan mafia dan pengatur skor sebagaimana yang dituduhkan kepada saya," ujar Hidayat.

"Saya minta Komdis [PSSI] segera menyidangkan kasus yang dituduhkan kepada saya. Hal ini tentunya berdampak pada beban PSSI dan siapa pun yang terkait dengan saya. Saya tidak ingin menambah beban, saya ingin menjaga ketentraman keluarga, teman seprofesi. Oleh karena itu saya menyatakan mengundurkan diri dari anggota exco," Hidayat menambahkan.
Hidayat diduga ingin melakukan suap untuk laga PSS vs Madura FC.Hidayat diduga ingin melakukan suap untuk laga PSS vs Madura FC. (Screenshot via instagram (@madura.fc_official))
Hidayat pun meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia karena kegaduhan selama sepekan terakhir karena perilakunya tersebut.

"Maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, siapapun yang terlibat dalam kegiatan sepak bola atas kegaduhan yang terjadi akhir-akhir ini. Pada prinsipnya adalah saya sadar apa yang saya lakukan mestinya tidak dilakukan anggota exco. Itu semua mengalir seperti biasa. Itu peristiwa satu-satunya selama saya anggota exco," Hidayat menuturkan.

Selanjutnya Hidayat ingin sanksi yang diberikan kepadanya nanti merupakan hukuman yang adil dari Komdis PSSI.

"Saya merenung, setelah lihat proses, ada fakta yang saya pahami. Saya minta disidang sebagaimana 'Hidayat' supaya saya dapat proporsi seadil-adilnya," ucap Hidayat. (map/sry)