Ini adalah kali kedua secara berturut-turut Nilmaizar menangani klub yang terancam degradasi. Di musim lalu, Semen Padang yang ditangani dia turun kasta dari Liga 1 ke Liga 2.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di putaran kedua saya masuk [jadi pelatih PS TIRA], saya tidak terlalu jelek dan secara statistik bagus. Ketika saya diminta gantikan Rudy Eka, saya merasa insya Allah bisa menaikkan PS TIRA. Ini resiko sebagai pelatih, Rahmad [Darmawan, pelatih Mitra Kukar] juga di posisi yang sama dengan saya," katanya menambahkan.
PS TIRA menelan tiga kekalahan dalam lima pertandingan terakhir di Liga 1 2018. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto) |
"Saya tidak bisa dibeli, itu harga diri saya," ucap dia.
Lebih lanjut, Nil menilai PSMS sebagai sebuah tim yang bagus. Ia juga mengagumi para pemain usia muda dari klub berjulukan Ayam Kinantan itu.
"Tinggal 'perang' saja di lapangan, saya yakin bisa bawa [PS TIRA] keluar dari degradasi," ucapnya.
"Kami siapkan diri secara mental, dan kami ingin menyelesaikan ini dengan baik, semoga kami dapat hasil yang positif," ujar Bakr. (map/bac)
PS TIRA menelan tiga kekalahan dalam lima pertandingan terakhir di Liga 1 2018. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)