Manajer Sriwijaya FC Ucok Hidayat menegaskan siap mengungkap identitas para pelaku mafia bola yang mencoba menyuap pemain, termasuk kapten tim Sriwijaya FC Yu Hyun Koo.
Lihat juga:Edy Rahmayadi: Saya Tak Mau Mundur dari PSSI |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, sejak pernyataan pria asal Korea Selatan tersebut mengemuka, Ucok berujar, ada beberapa media massa yang memutarbalikkan pernyataan Hyun Koo. Sebagian media mengabarkan tawaran tersebut datang dari pihak Arema FC yang akan dihadapi oleh Sriwijaya FC, Minggu (9/12).
Yu Hyun Koo mengaku pernah ditawari uang Rp400 juta. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana) |
"Sekalian, sehubungan dengan berita di medsos itu. Rencananya tanggal 6 Desember ini [ke PSSI]. Tapi berhubung saat ini saya masih di Madinah menuju Mekah, dengan menyesal tidak dapat hadir. Tapi saya akan segera hadir pada kesempatan pertama," ujar dia.
Sementara itu asisten manajer Sriwijaya FC Ahmad Haris berujar, pihaknya mengaku terganggu sejak beberapa pekan terakhir setelah Yu Hyun Koo melaporkan adanya mafia bola yang mencoba menyuap untuk mengatur skor.
"Kami siap. Ini juga harus dijelaskan. Yu Hyun Koo juga siap kasih keterangan. Nanti manajemen pasti akan mendampingi. [Ungkap identitas] kalau bukti sudah lengkap. Biar PSSI kerja melanjutkan prosesnya," ujar dia. (idz/jun)
Yu Hyun Koo mengaku pernah ditawari uang Rp400 juta. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)