McMenemy berniat untuk mencari peruntungan baru musim depan meski mengaku berat untuk meninggalkan Bhayangkara FC, klub yang dua tahun terakhir menjadi rumah baginya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum ada [klub selanjutnya], yang pasti ada tawaran. Selain melatih, saya juga ingin melakukan perubahan di tempat itu dan bisa membawa semangat buat banyak orang. Kalau ada tawaran timnas [Indonesia], saya sangat bangga sekali bisa merepresentasikan semangat orang-orang dan mengubah sepak bolanya," ujar McMenemy yang pernah menangani Timnas Filipina pada 2010.
Simon McMenemy sukses antar Bhayangkara FC juara Liga 1 2017. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
McMenemy menambahkan, selama dua tahun terakhir ia sudah membuktikan diri mampu beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia. Ia juga terbilang sukses mengorbitkan sejumlah talenta muda.
Jika bisa menukangi Timnas Indonesia, McMenemy tak hanya ingin sekadar melatih. Ia juga berniat untuk mengembangkan kemampuan pemain dari apa yang dimilikinya.
Bhayangkara FC menempati urutan ketiga di klasemen akhir Liga 1 2018 dengan raihan 53 poin. Ini jadi hasil yang cukup memuaskan buat McMenemy meski musim sebelumnya, The Guardian sukses meraih juara. (ttf/jun)
Simon McMenemy sukses antar Bhayangkara FC juara Liga 1 2017. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)