Persija meraih kemenangan 2-1 atas Mitra Kukar berkat dua gol Marko Simic. Gol pertama Simic dilesakkan melalui titik putih setelah Saepuloh Maulana dinilai melanggar penyerang asal Kroasia itu di kotak penalti. Sementara gol kedua dilesakkan Simic melalui sundulan, memanfaatkan bola yang disepak Mauricio Leal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi saya protes terhadap keputusan wasit. Saya protes gol penalti karena masih diperdebatkan. Simic tidak menguasai bola dan dua pemain mereka mengapit dua pemain saya," ujarnya.
Mitra Kukar gagal meraih poin dalam laga terakhir Liga 1 2018. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
"Di dalam kotak lima meter adalah zona penjaga gawang, tidak boleh diganggu dengan hal-hal di luar sepak bola. Itu dasar saya protes karena ini menentukan baik untuk Persija maupun kami," ucap pelatih yang akrab disapa Coach RD itu.
Kendati demikian, sosok yang pernah bermain dan melatih di Persija itu tetap menjunjung fair play dengan mengucapkan selamat atas keberhasilan Persija meraih gelar juara Liga 1 2018.
Pelatih asal Lampung itu juga menyanjung perjuangan pemain Mitra Kukar yang sudah berupaya keras meloloskan tim dari zona degradasi dan telah bersiap selama lebih kurang seminggu.
Mitra Kukar menjadi salah satu tim yang terdegradasi dari Liga 1 bersama dengan Sriwijaya FC dan PSMS Medan. (ttf/nva/bac)
Mitra Kukar gagal meraih poin dalam laga terakhir Liga 1 2018. (CNN Indonesia/Andry Novelino)