Pentolan Bonek, Andie Peci, menilai jargon tersebut tidak sesuai dengan kenyataan Persebaya gagal merekrut kembali Andik Vermansah, Evan Dimas, dan Hansamu Yama yang merupakan pemain-pemain jebolan klub internal The Green Force. Ia mengatakan saat ini mulai marak gerakan untuk boikot beli barang di Persebaya Store.
"Sebenarnya yang paling dikritik Bonek adalah Persebaya selalu mendengungkan soal jargon 'Bangga Beli yang Asli' yang menjadi bagian dari bisnis mereka. Nah, Bonek sekarang lagi mengkritik itu habis-habisan. Jargon itu artinya mutlak hanya untuk kepentingan keuntungan PT Persebaya," kata Andie kepada CNNIndonesia.com pada Kamis (27/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Madura United telah resmi mendatangkan Andik dari Kedah FA sedangkan Barito merekrut Evan dari Selangor FA. Sementara Hansamu yang musim lalu membela Barito, belum memastikan langkah untuk musim depan.
Bonek kecewa Persebaya gagal pulangkan Andik Vermansah (kiri). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Persebaya, lanjut Andie, menganggap suporter konsumen. Akan tetapi, ia tidak merasa suporter mendapatkan pelayanan yang baik ketika masuk stadion.
"Toilet dan sebagainya masih kotor, akses susah, banyak hal yang membuat suporter belum nyaman datang ke stadion," ujar dia.
CNNIndonesia.com coba mengontak Presiden Persebaya, Azrul Ananda. Namun hingga berita ini dibuat, tak ada tanggapan dari putra mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan itu.
"Nanti ada waktunya untuk kami sampaikan hal tersebut. Pasti ada pertimbangan dan kriteria, nanti kami akan sampaikan di hari-hari baik. Nanti kami akan sampaikan semuanya," ujar Candra. (map/ptr)
Bonek kecewa Persebaya gagal pulangkan Andik Vermansah (kiri). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)