Manajer tim Persija Ardhi Tjahjoko mengatakan latihan di Lapangan Aldiron sebagai adaptasi pemain untuk menjajal rumput sintetis. Sebab, dimungkinkan saat melakoni laga tandang dalam kualifikasi Liga Champions, Persija bakal bermain di rumput sintetis ketika dijamu peringkat kedua Liga Singapura Home United.
Lihat juga:Pogba Sindir Mourinho Usai Man United Menang |
Menurut Ardhi, banyak perbedaan saat tampil di lapangan dengan rumput sintetis dan rumput asli. Terutama mengenai aliran bola.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai juara Liga 1 2018, Persija dipastikan tampil mewakili Indonesia di babak kualifikasi Liga Champions Asia 2019. Untuk menembus putaran final Liga Champions, Ramdani Lestaluhu dan kawan-kawan membutuhkan perjuangan panjang.
Persija menjadi juara Liga 1 2018. (Dok. Persija) |
Seandainya langkah Persija masih berlanjut, maka runner up Liga Jepang Sanfreece Hiroshima akan menjadi lawan terakhir di fase kualifikasi sebelum tampil di babak grup Liga Champions Asia. Kemenangan atas Sanfreece akan membawa Persija berada satu grup dengan Guangzhou Evergrande, Daegu FC, dan Melbourne Victory di Liga Champions.
Sementara, kegagalan di Liga Champions Asia 2019 tidak membuat Persija kehilangan kans tampil di Asia lantaran Persija sudah langsung masuk ke Grup G Piala AFC bersama Ceres Negros atau Davao Aguilas dari Filipina, Becamex Binh Duong yang merupakan wakli Vietnam dan dan Shan United wakil Myanmar.
Sementara itu, PSM Makassar langsung tampil di babak penyisihan grup H Piala AFC 2019 bergabung bersama Home United [jika Home United tersingkir di kualifikasi Liga Champions], Lao Toyota [Laos] dan Kaya FC [Filipina]. (map/ptr)
Persija menjadi juara Liga 1 2018. (Dok. Persija)