Pogba hanya mampu menciptakan tiga gol dan tiga assist dalam 14 pertandingan bersama Jose Mourinho. Sementara di bawah asuhan Solskjaer, mantan pemain Juventus itu sukses menciptakan empat gol dan tiga assist hanya dalam tiga pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semasa kepemimpinan Mourinho, Pogba lebih sering bermain sebagai gelandang tengah yang lebih banyak bertugas menjaga pertahanan Manchester United. Posisi menyerang lebih dipercayakan Mourinho kepada pemain lain seperti Juan Mata dan Jesse Lingard.
Paul Pogba mencetak empat gol dan tiga assist dalam tiga laga terakhir. (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff) |
Saat ini Pogba layaknya jimat buat Manchester United lantaran ia selalu memainkan peran penting hampir di setiap serangan yang dibuat The Reds Devil. Ia bebas berkeliaran di setengah lapangan dan bebas untuk membantu lini serang sambil mencoba mencari peluang untuk mencetak gol.
2. Lebih Sering Masuk ke Kotak Penalti Lawan
Pobga terlihat lebih sering masuk ke kotak penalti lawan. Termasuk saat Manchester United melawan Bournemouth di Liga Primer Inggris, Minggu (30/12), di mana ia sering masuk ke posisi terbaik untuk mencetak dua gol ke gawang lawan.
Paul Pogba bermain lebih bebas bersama Ole Gunnar Solskjaer. (REUTERS/David Klein) |
3. Bertahan di Waktu yang Tepat
Pogba tidak pernah membatasi dirinya untuk mencetak gol. Ia juga sering kembali ke posisi bertahan setelah Manchester United memimpin perolehan gol saat menghadapi Bournemouth.
Lihat juga:Pogba Sindir Mourinho Usai Man United Menang |
Paul Pogba mencetak empat gol dan tiga assist dalam tiga laga terakhir. (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)
Paul Pogba bermain lebih bebas bersama Ole Gunnar Solskjaer. (REUTERS/David Klein)