Kompatriot Mourinho Remehkan Solskjaer Latih Man United

CNN Indonesia | Jumat, 04/01/2019 14:45 WIB
Kompatriot Mourinho Remehkan Solskjaer Latih Man United Ole Gunnar Solskjaer (kiri) berdiskusi dengan Michael Carrick yang menjadi salah satu staf pelatih Man United. (Action Images via Reuters/Lee Smith)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajer Reading Jose Gomes memulai perang urat syaraf dengan manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer jelang pertemuan kedua kesebelasan pada babak ketiga Piala FA 2018/2019.

Gomes menganggap kedatangan Solskjaer di Man United tidak mengubah keadaan. Sosok 48 tahun itu menilai keberhasilan The Red Devils meraih empat kemenangan beruntun lebih karena keberadaan pemain-pemain yang menghuni skuat tersebut.

"Pemain-pemain seperti itu, dalam opini saya, meski tanpa siapapun di bangku cadangan, mereka bisa menang tanpa seseorang [manajer]," kata Gomes dilansir dari AS.


"Anda tidak dapat mengatakan mereka kini lebih kuat dibanding sebelumnya. Tidak peduli siapapun yang menjadi manajer, mereka bisa menjadi pemenang," sambungnya.

Manajer yang baru menangani Reading dalam tiga laga itu menganggap Mourinho adalah juru latih andal, namun ia menyadari tidak memahami keadaan internal di Man United yang berimbas pada pemecatan terhadap Mourinho.

Kompatriot Mourinho Abaikan Kemampuan Solskjaer Latih Man UniOle Gunnar Solskjaer kembali bertemu dengan Paul Pogba di tim senior Manchester United. (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)
"Dia [Mourinho] adalah pelatih hebat, sulit menyamai capaiannya. Saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya menghormatinya dan bagi pelatih-pelatih Portugal apa yang dia raih adalah hal penting, tapi Manchester United memutuskan secara berbeda," ucap Gomes.

"Kini manajer baru dengan ide yang berbeda, memberi kebebasan lebih bagi para pemain. Pemain-pemain menunujukkan rasa nyaman pada situasi yang lebih bebas," lanjutnya.

Mengenai pertandingan di Old Trafford pada Sabtu (5/1), Gomes menyambut dengan antusias karena aura klub besar yang akan dihadapi.

"Mereka adalah salah satu klub terbesar di dunia. Jika Anda pergi ke China, Amerika Selatan, semua anak-anak memilih Manchester United ketika bermain PlayStation," jelas Gomes.

"Ini adalah momen spesial untuk menghadapi tim seperti mereka. Atmosfer di Old Trafford seperti pesta sepak bola dan pemain saya pasti senang menjadi bagiannya. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tapi di sepak bola segalanya bisa terjadi," tukasnya. (nva/jun)