Hal tersebut disampaikan pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri kepada para awak media usai konferensi pers di Ruang Merapi, The Sultan Hotel.
Ezra menjadi salah satu dari 38 pemain yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan di Lapangan ABC Gelora Bung Karno pada Senin (7/1). Pemusatan latihan tersebut sebagai persiapan untuk Piala AFF U-22 di Kamboja pada Februari mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tolong diluruskan, Ezra sekarang bukan orang naturalisasi lagi. Ezra sekarang adalah anak Indonesia yang wajib membela negara, oke?" kata Indra.
"Ada regulasi: Kalau dipanggil negaranya, pasti diizinkan. Saya masih yakin lah itu. Dengan Egy [Maulana Vikri, gelandang Lechia Gdansk], kami juga lancar. Ezra juga komunikasi dengan saya, tinggal kami kirim surat ke klub dan dia akan hadir," katanya.
Indra Sjafri memberlakukan promosi-degradasi dalam dua pekan selama seleksi Timnas Indonesia U-22. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Indra mengatakan sebagian besar pemain yang dipanggil adalah hasil informasi yang diberikan sejumlah pelatih klub lokal.
"Apakah dia [pemain] itu benar-benar berkualitas, ini yang akan saya lihat dalam satu pekan ini. Begitu dia memang tidak pantas untuk menjadi pemain tim nasional, pasti terdegradasi. Jadi promosi dan degradasi akan berlaku setiap pekan selama dua pekan," ucap dia.
Di setiap akhir pekan, Indra akan menggelar pertandingan internal untuk menyeleksi pemain. Dari laga tersebut, lanjut dia, akan ada minimal 30 sampai 40 pemain yang akan didaftarkan ke Piala AFF U-22 2019.
"Karena regulasinya adalah 40 pemain kami harus daftarkan pada 27 [Januari 2019]. Jadi tugas pertama saya ya itu: mencari 40 pemain untuk didaftarkan pada 27 Januari 2019. Setelah itu kami bangun tim sampai nanti diuji coba kalau tidak salah pada awal Februari," tutur Indra.
Lihat juga:Main-main ala Floyd Mayweather Jr |
"Ini juga pernah kami alami juga dengan Ezra sebelumnya, dengan Egy juga kami jalin komunikasi baik. Nanti akan kami tentukan kapan dari segi waktu yang bisa dilepas oleh klub, kapan dibutuhkan paling maksimal oleh tim kepelatihan, di situ nanti akan kami diskusikan lebih lanjut. Dan tentunya itu nanti pasti bisa kami atur bersama, utamanya persiapan untuk agenda AFC," ujar Tisha. (map/sry)
Indra Sjafri memberlakukan promosi-degradasi dalam dua pekan selama seleksi Timnas Indonesia U-22. (CNN Indonesia/Hesti Rika)