Ketiganya datang menggantikan Hilman Syah (PSM Makassar), Dalmiansyah Matutu (Arema FC) dan Yoga Pratama (PSIM Yogyakarta) yang terdegradasi di akhir pemusatan latihan di pekan pertama.
"Selamat datang, mereka punya hak sama untuk menjadi pemain tim nasional, dan akan kami lihat satu pekan ini apakah mereka bertahan di skuat kami nanti. Pertimbangan hanya kualitas, tidak keponakan, tidak anak, hanya kualitas. Tidak ada dusta di antara kita," kata Indra Sjafri usai latihan pekan kedua Timnas Indonesia U-22 di lapangan A Senayan, Senin (14/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Latihan Timnas Indonesia U-22 di lapangan A Senayan memasuki pekan kedua. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah) |
Pemusatan latihan bakal terus dilanjutan pekan ini sebelum nantinya kembali digelar degradasi untuk menentukan tim inti melalui sesi internal game.
"Pekan depan kami akan ciutkan lagi dengan beberapa pemain. Mungkin degradasi, promosi baru akan kami lakukan setelah Piala AFF, karena saya ingin minggu ketiga kami sudah fokus periodisasi untuk Piala AFF," terang pelatih 55 tahun itu.
"Kalau AFF negaranya itu-itu saja, tidak ada masalah, tidak ada yang perlu dipikirkan. Negara itu-itu juga yang kami hadapi."
"Saya mana pernah tidak optimistis, optimistis itu tidak perlu ditanyakan lagi. Kita hidup harus optimistis, itu yang kami usahakan. Kami lebih militan dari Vietnam, nanti coba lihat," tegasnya. (ttf)
Latihan Timnas Indonesia U-22 di lapangan A Senayan memasuki pekan kedua. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)