Mourinho didepak dari kursi manajer karena dinilai gagal memoles Man United menjadi tim yang solid. Sejumlah pemain dikabarkan muak dengan pendekatannya membuat Setan Merah menjadi tim yang hanya fokus bertahan.
Ia kemudian digantikan Ole Gunnar Solskjaer. Di bawah arahannya, Man United meraih tujuh kemenangan beruntun, enam diantaranya di Liga Primer Inggris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mourinho mengaku salut dengan mantan pemainnya itu yang justru semakin terasah dengan tekanan manajer sepertinya. Mourinho dan Drogba pernah membawa The Blues meraih gelar Liga Champions 2011/2012.
Didier Drogba pernah membawa Chelsea arahan Jose Mourinho juara Liga Champions 2011/2012. (Reuters/Carl Recine) |
"Ia merupakan pemain yang sangat bersaing, peria dengan pemikiran dewasa. Dia bukan pemain cengeng. Dia adalah tipe pria yang dalam hidupnya harus banyak berjuang, bekerja keras," terang Mourinho.
Lihat juga:Kevin/Marcus Juara Malaysia Masters 2019 |
"Ada sejumlah pemain ketika Anda menempanya, respons mereka luar biasa. Ada pula dengan mentalitas lainnya. Ada kepribadian lain yang tentu reaksinya bukan yang terbaik [ketika mendapat tempaan]."
Pernyataan itu disebut sengaja diarahkan kepada sejumlah pemain Man United yang dianggapnya manja seperti Paul Pogba. Sebelum dipecat, Mourinho beberapa kali terlibat cekcok dengan gelandang timnas Prancis tersebut.
"Ada sejumlah pemain yang datang dengan cara berbeda, dimana mungkin mereka memiliki kehidupan sosial yang lebih mudah. Bisa jadi mereka datang dengan cara mudah ke level top. Semua datang terlalu mudah bagi mereka."
Didier Drogba pernah membawa Chelsea arahan Jose Mourinho juara Liga Champions 2011/2012. (Reuters/Carl Recine)