Nova yang kini menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia U-22 bahkan menyebut beberapa rekan yang pernah menghuni skuat Garuda memiliki kapasitas menduduki jabatan di PSSI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak orang yang bisa lebih berpengalaman di situ [PSSI]. Mungkin orang profesional bakal lebih baik. Tapi di dalamnya [kepengurusan] harus ada nama mantan pemain nasional yang bisa lebih tahu tentang sepak bola di Indonesia," ungkapnya.
Nova Arianto menjadi salah satu tim pelatih Timnas Indonesia U-22. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah) |
Eks-penjaga gawang Timnas Indonesia yang kini membela Persib I Made Wirawan juga berharap pergantian ketua umum PSSI dapat menghadirkan masa depan sepak bola Indonesia yang lebih cerah.
I Made Wirawan berharap kondisi sepak bola Indonesia membaik pada masa yang akan datang. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru) |
"Kita pengin semua kembali normal seperti semula dan kita bisa bermain di hadapan pendukung tanpa ada larangan apapun," sambungnya.
Timnas Indonesia Tak Terpengaruh
Sementara itu, Nova menambahkan keputusan Edy Rahmayadi mundur dari Ketua Umum PSSI tidak memengaruhi persiapan skuat Garuda Nusantara menuju Piala AFF 2018.
"Kalau menurut saya di tim tidak ada masalah karena [masalah] itu di kepengurusan PSSI. Tapi saya pikir anak-anak berlatih sangat maksimal hari ini dan saya pikir kita tidak terpengaruh pergantian ketua umum," terangnya. (ttf/hyg/ptr)
Nova Arianto menjadi salah satu tim pelatih Timnas Indonesia U-22. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
I Made Wirawan berharap kondisi sepak bola Indonesia membaik pada masa yang akan datang. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)