Greysia/Apriyani lebih dulu tertinggal di awal gim pertama. Greysia/Apriyani sempat tertinggal empat poin, 3-7 sebelum akhirnya Greysia/Apriyani lebih sering memenangkan reli dan menyamakan kedudukan menjadi 7-7 dan unggul 11-10 saat interval.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Greysia/Apriyani tertinggal 5-11 dan berlanjut menjadi 11-17. Jongkolphan/Rawinda akhirnya mendapat game point pada angka 20-16 dan akhirnya memaksa rubber game dengan kemenangan 21-17.
Greysia Polii/Apriyani Rahayu mendapatkan perlawanan sengit dari Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak) |
Belajar dari kesalahan di gim sebelumnya, Greysia/Apriyani mencoba memulai gim penentuan dengan lebih baik. Greysia/Apriyani berhasil melesat dengan keunggulan 4-0 dan berlanjut menjadi 8-2.
Mendapat selisih poin demikian besar, Greysia/Apriyani terus berusaha fokus untuk bisa menyelesaikan pertandingan. Setelah sempat unggul sembilan poin pada angka 13-4, Jongkolphan/Rawinda sempat memperkecil selisih poin hanya menjadi lima poin saja, 8-13.
Namun dalam sebuah reli yang panjang, Greysia/Apriyani berhasil merebut poin dan memimpin 14-8. Kemenangan di reli panjang juga terjadi saat Greysia/Apriyani merebut poin ke-15 dan unggul 15-9.
Meski Jongkolphan/Rawinda terus memberikan perlawanan sengit, Greysia/Apriyani mampu meraih match point pada angka 20-12 lewat smes Apriyani. Gagal di kesempatan pertama, Greysia/Apriyani akhirnya mampu menyudahi laga dengan skor 21-13.
Greysia Polii/Apriyani Rahayu mendapatkan perlawanan sengit dari Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)