Anggapan itu dilontarkan Vigit dalam sesi tanya jawab usai konferensi pers di Mapolda Jawa Timur, Kamis (24/1). Menurut Kuasa Hukum Persija Malik Bawazier apa yang dikeluarkan Vigit dalam ruang publik tanpa didasarkan kepada satu pun kebenaran fakta sebagai suatu informasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Malik mendesak agar Vigit membuat permohonan maaf paling telat awal Februari dan di lakukan di depan media.
Persija (merah) membantah pernyataan Vigit Waluyo. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
Malik berjanji akan membuat langkah hukum bila Vigit tidak minta maaf hingga batas waktu yang ditentukan, baik secara pidana maupun perdata.
"Bahwa baik Persija maupun Jakmania akan bersikap sangat tegas sekaligus bijaksana dalam koridor hukum dalam menyikapi adanya isu-isu negatif yang tidak berdasar fakta," ujar dia.
Lebih lanjut, Malik menegaskan Persija tidak ada sangkut paut apapun dengan Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola yang memeriksa Vigit di Polda Jawa Timur, Kamis (24/1). Meski begitu, ia menyampaikan Persija akan selalu kooperatif dan mendukung langkah Satgas Anti Mafia Bola dalam membenahi sepak bola Indonesia.
Sementara itu COO Persija Jakarta M. Rafil Perdana mengabarkan para pemain merasa sangat terpukul dan kecewa atas tuduhan Vigit. Ia berharap hal itu tidak mempengaruhi performa tim dalam menghadapi Liga Champions Asia. (map/jun)
Persija (merah) membantah pernyataan Vigit Waluyo. (CNN Indonesia/Andry Novelino)