Dalam satu dekade terakhir, The Blues era Roman Abramovich memang tak sungkan mendatangkan para bomber kelas dunia. Namun, tak semua pemain bisa mampu melanjutkan sinarnya di Stamford Bridge.
Lihat juga:Surat Tontowi untuk Liliyana Natsir |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Higuain telah menjalani babak baru sebagai pemain pinjaman Chelsea hingga akhir musim 2018/19. Debutnya berjalan positif meski belum mampu menyumbang gol saat Chelsea menang 3-0 atas Sheffield Wednesday di babak 32 besar Piala FA, semalam.
Dider Drogba jadi striker legendaris Chelsea. (REUTERS/Carl Recine) |
Satu pertandingan memang tak bisa jadi tolok ukur ketajaman seorang penyerang. Toh, Drogba juga tak sanggup mencetak gol pada debutnya bersama Chelsea.
Lihat juga:Edy Rahmayadi: FIFA 'Ngamuk-ngamuk' ke Saya |
Striker asal Pantai Gading itu kemudian tampil moncer di laga-laga selanjutnya dan berhasil membukukan 164 gol dari 381 penampilannya bersama Chelsea di semua kompetisi.
Foto: (Action Images via Reuters/Andrew Boyers)Gonzalo Higuain gagal cetak gol pada debutnya bersama Chelsea. |
Rekam jejak Drogba berbeda dengan Shevchenko. Striker legendaris timnas Ukraina tersebut sukses mencetak gol pada debutnya bagi Chelsea meski berakhir kalah 1-2 dari Liverpool di Community Shields.
Kendati dianggap menjanjikan sejak awal, namun faktanya ketajaman Shevchenko tak berlanjut di Chelsea. Ia hanya sanggup mencetak 22 gol dari total 77 penampilannya di Chelsea.
Jumlah gol Shevchenko jauh dari kata ideal di Chelsea mengingat sebelumnya ia menyandang salah satu striker terbaik di Eropa. Buktinya, Sheva sukses mengoleksi 175 gol dari total 322 pertandingan bersama Milan.
Jika mampu bersinar di masa peminjaman, bukan tak mungkin status Higuain bakal dipermanenkan. Sebaliknya, Chelsea tak sungkan mendepaknya bila tak mampu menunjukkan taring seperti Alvaro Morata yang kabarnya akan didepak ke Atletico Madrid. (jun/jun/bac)
Dider Drogba jadi striker legendaris Chelsea. (REUTERS/Carl Recine)
Foto: (Action Images via Reuters/Andrew Boyers)