Klopp Bela Salah dari Cap 'Tukang Diving' di Liverpool
CNN Indonesia
Rabu, 30 Jan 2019 13:39 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajer Liverpool Juergen Klopp membela Mohamed Salah yang belakangan kerap dijuluki sebagai pemain yang gemar diving demi mendapatkan penalti dari wasit.
Salah dalam beberapa laga terakhir dianggap sebagai pemain yang mulai gemar mencari penalti. Dalam tiga laga lawan Brighton & Hove Albion, Arsenal, dan Newcastle United, Salah beberapa kali terjatuh. Dari momen-momen tersebut, ada yang berujung penalti namun ada pula yang diabaikan wasit.
Klopp menyatakan Salah tidak tepat disebut sebagai 'tukang diving' atas sejumlah aksinya di beberapa laga terakhir tersebut.
"Semua penalti yang terjadi karena Salah adalah penalti namun publik seolah melihat separuh dari itu sebagai diving," ujar Klopp seperti dikutip dari SkySports.
"Ada sejumlah situasi lainnya, yang lebih jelas [sebagai diving], namun kami tidak membicarakannya. Kami tidak membicarakannya karena itu tidak melibatkan Manchester City, Manchester United, Liverpool, Arsenal, dan Chelsea."
"Tim-tim lainnya bisa melakukan itu dari waktu ke waktu dan tidak ada satupun yang benar-benar mendiskusikan itu," ujar Klopp.
Jelang duel lawan Leicester City, Rabu (30/1), Klopp bahkan mengungkit aksi Jamie Vardy yang juga dianggap melakukan diving.
"Apakah ada orang yang berdiskusi ketika Jamie Vardy, saya lupa siapa lawan yang dihadapi, semua orang melihat, kalian ingat situasi itu?"
"Itu lebih jelas, dia melompat. Apakah Jamie jadi seorang yang buruk karena itu? Saya tak mengatakan dia saat ini sebagai seorang ahli diving," tutur pelatih asal Jerman.
Klopp yakin pemain-pemain Liverpool tidak akan sengaja terjatuh hanya untuk mencari penalti.
"Seorang pemain mendapatkan penjagaan di belakang, kemudian merasakan sesuatu, apakah mereka harus terjatuh? Tentu tidak. Saya tak perlu mengatakan hal yang sudah jelas kepada para pemain. Jangan terjatuh di situasi seperti itu. (ptr/bac)
Salah dalam beberapa laga terakhir dianggap sebagai pemain yang mulai gemar mencari penalti. Dalam tiga laga lawan Brighton & Hove Albion, Arsenal, dan Newcastle United, Salah beberapa kali terjatuh. Dari momen-momen tersebut, ada yang berujung penalti namun ada pula yang diabaikan wasit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada sejumlah situasi lainnya, yang lebih jelas [sebagai diving], namun kami tidak membicarakannya. Kami tidak membicarakannya karena itu tidak melibatkan Manchester City, Manchester United, Liverpool, Arsenal, dan Chelsea."
Mohamed Salah mulai mendapat kritik dan dicap sebagai pemain tukang diving. (Reuters/Jason Cairnduff) |
"Apakah ada orang yang berdiskusi ketika Jamie Vardy, saya lupa siapa lawan yang dihadapi, semua orang melihat, kalian ingat situasi itu?"
"Itu lebih jelas, dia melompat. Apakah Jamie jadi seorang yang buruk karena itu? Saya tak mengatakan dia saat ini sebagai seorang ahli diving," tutur pelatih asal Jerman.
Klopp yakin pemain-pemain Liverpool tidak akan sengaja terjatuh hanya untuk mencari penalti.
Lihat juga:Polisi Geledah Kantor PSSI |
"Seorang pemain mendapatkan penjagaan di belakang, kemudian merasakan sesuatu, apakah mereka harus terjatuh? Tentu tidak. Saya tak perlu mengatakan hal yang sudah jelas kepada para pemain. Jangan terjatuh di situasi seperti itu. (ptr/bac)
Mohamed Salah mulai mendapat kritik dan dicap sebagai pemain tukang diving. (Reuters/Jason Cairnduff)