Man United belum terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir di berbagai ajang selama dipegang Solskjaer. Sebelum imbang dengan Burnley, Rabu (30/1), Man United mencatatkan delapan kemenangan beruntun, termasuk pertandingan Liga Inggris dan Piala FA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Herrera menilai perubahan yang terjadi pada keempat rekannya tersebut tidak lepas dari keberadaan Solskjaer yang memiliki pendekatan lain ketimbang sosok pelatih lain.
Manchester United kembali ke jalur kemenangan bersama Ole Gunnar Solskjaer. (REUTERS/Rebecca Naden) |
"Saat Anda menjadi manajer, maka kita akan berbicara banyak mengenai taktik. Tapi hal paling sulit bagi manajer adalah memastikan para pemain menampilkan performa terbaik dan manajer ini membuktikannya. Kami telah melihat semuanya," sambung pemain asal Spanyol tersebut.
Keberadaan Solskjaer di Man United juga membawa kabar baik bagi Herrera yang rutin mengisi satu posisi di lini tengah bersama Nemanja Matic dan Pogba. Bahkan pemain yang didatangkan dari Athletic Bilbao pada 2014 itu juga mendapat tawaran sebagai kapten Man United selanjutnya.
"Tentu saya berterima kasih kepada fan yang merasa saya bisa menjadi kapten atau pemimpin klub tapi saya sejujurnya tidak berpikir soal itu. Saya hanya bisa menjadi pemimpin di momen tertentu tapi saya tidak berpikir menjadi pemimpin di klub," tutur Herrera. (nva/ptr)
Manchester United kembali ke jalur kemenangan bersama Ole Gunnar Solskjaer. (REUTERS/Rebecca Naden)